Wadi Halfa, Daerah Paling Kering di Dunia

oleh -45 views

BEBERAPA daerah di dunia memiliki curah hujan sangat tinggi, bahkan hampir setiap hari. Namun, di dunia ini ada juga daerah atau tempat yang sangat kering dan panas, bahkan sangat jarang hujan turun di tempat-tempat tersebut, lho.

Kira-kira daerah mana saja, ya? Simak selengkapnya di bawah ini :

1.Wadi Halfa

Salah satu tempat paling kering dan panas di dunia yaitu Wadi Halfa di Sudan. Menurut Live Science, di kota ini, suhu setiap harinya berkisar 53 derajat Celsius.

Cuaca beberapa daerah di Sudan memang terkenal keras dan berbahaya, bahkan beberapa daerah di negara ini sering terjadi badai pasir panas yang menyebabkan kurangnya visibilitas atau pandangan, bahkan sampai ke titik nol.

2. Ica, Peru

Ica di Peru juga merupakan tempat yang sangat kering dan panas, bahkan hampir tidak pernah hujan di sini.

Peru memang merupakan negara yang hampir tidak pernah mengalami hujan. Namun, tidak semua daerah di Peru itu panas. Beberapa daerah justru sangat dingin dan bersuhu di bawah 20 derajat Celsius.

Baca Juga :   Dua SMP Negeri Siak Raih Adiwiyata Mandiri 2019 Tingkat Nasional

3. Pelican Point, Namibia

Namibia merupakan salah satu negara di Afrika yang jarang sekali turun hujan. Bahkan, Namibia juga sempat dikenal sebagai tempat tanpa hujan, tanaman, dan makanan.

Seperti yang diberitakan dalam laman berita IFRC pada 2013 silam, Namibia sudah bertahun-tahun tidak pernah diguyur hujan. Akibatnya, daerah ini menjadi tandus dan panas.

4. Arica, Chili

Mengutip laman Down to Earth, di Kota Arica, Chili, curah hujan sangat rendah dan bisa 14 tahun sekali turun hujan. Namun, pada Maret 2019 lalu, warga Kota Arica bisa bergembira. Pasalnya, hujan deras baru saja mengguyur kota terkering di dunia ini.

Meskipun Arica di Chili termasuk kota pelabuhan paling kering di dunia, suhu di kota ini tidak panas ekstrem seperti beberapa daerah di Afrika. Bahkan, di waktu-waktu tertentu, suhu bisa terasa sangat dingin.

5. Dry Valleys, Antartika

Antartika tidaklah selalu bersalju. Ada sebuah daerah di Antartika bernama Dry Valley (Lembah Kering) yang memiliki kondisi iklim dan alam sangat kering.

Baca Juga :   9000 Pelajar Indonesia Menuntut Ilmu di Amerika

Dilansir jurnal edukasi Exploratorium, cuaca di daerah ini memang sangat berbeda dengan cuaca Antartika pada umumnya. Iklim yang sangat kering dan gersang sering kali dibarengi oleh embusan angin berpasir yang cukup kencang dan mirip seperti di gurun. (***)