UMP Yogyakarta Masih yang Terendah di Indonesia

oleh -31 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan tidak ada kenaikan upah minimum pada 2021.

Hal ini berarti tidak ada kenaikan upah minimum provinsi (UMP), maupun upah minimum kabupaten/kota (UMK).

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Diketahui, alasan pemerintah tidak menaikkan upah minimum 2021 lantaran ekonomi Indonesia saat ini masih dalam masa pemulihan.

Kendati demikian, tindakan penaikan upah minimun dinilai akan memberatkan dunia usaha.

Dalam SE itu diberitahukan, kepala daerah wajib mengumumkan besaran UMP pada 31 Oktober 2020.

Nah, daerah mana sajakah yang UMP-nya berada di 10 terbawah berdasarkan data tahun 2020 ?

1. DIY dengan UMP sebesar Rp 1.704.608

2. Jawa Tengah dengan UMP sebesar Rp 1.742.015,22

3. Jawa Timur dengan UMP sebesar Rp 1.768.777

4. Jawa Barat dengan UMP sebesar Rp 1.810.351

5. NTT dengan UMP sebesar Rp 1.945.902

6. NTB dengan UMP sebesar Rp 2.183.883

Baca Juga :   Madrasah dan Pesantren Lumpuh Akibat Banjir Bandang

7. Bengkulu dengan UMP sebesar Rp 2.213.604

8. Sulawesi Tengah dengan UMP sebesar Rp 2.303.710

9. Kalimantan Barat dengan UMP sebesar Rp 2.399.698

10. Lampung dengan UMP sebesar Rp 2.431.324