Tumbang di Magelang, Semen Padang Terdegradasi ke Liga 2

oleh -43 views

 

Kabarsiana.com, MAGELANG – Pupus sudah harapan Semen Padang bertahan di kompetisi elit Indonesia. Musnahnya asa tersebut disebabkan tumbangnya tim kebanggaan Urang Awak di tangan PSIS Semarang dengan kor 0-2 dalam laga pekan ke-32 Liga 1 yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (13/12).

Gol PSIS Semarang yang membenamkan Semen Padang dicetak oleh Bruno Silva pada menit ke-44 melalui tendangan penalti dan Hari Nur Yulianto pada menit ke-90+4.

Babak pertama berjalan dengan sejumlah drama yang menghiasi 45 menit pertandingan.

Selain satu tendangan penalti di penghujung laga, dua kartu kuning dan dua kartu merah telah ditarik wasit Yeni Krisdianto dari sakunya.

Kartu merah pertama diberikan kepada Flavio Beck pada menit ke-33. Kartu merah itu diberikan secara langsung setelah Flavio dianggap melanggar keras pemain PSIS Semarang, Finky Pasamba. Finky Pasamba juga ikut dikeluarkan wasit satu menit jelang turun minum setelah menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Sepanjang babak pertama, PSIS Semarang dan Semen Padang bermain ngotot dan terbuka. Keduanya saling melakukan jual beli serangan, namun gol yang dinanti baru tercipta ketika laga sudah memasuki menit ke-44.

Baca Juga :   Sebaran DBD Ancam Warga Palangka Raya

Bermula dari Jonathan Cantillana yang dijatuhkan Fridolin Yoku di kotak terlarang, wasit langsung menunjuk titik putih. Bruno Silva yang menjadi eksekutor menunaikan tugasnya dengan baik dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Di awal babak kedua, Hari Nur Yulianto menyia-nyiakan peluang menggandakan keunggulan PSIS Semarang. Pada menit ke-47, Hari Nur mencoba melakukan tendangan first time namun bola justru melebar jauh. Pada menit ke-54, Hari Nur kembali gagal mencetak gol setelah tak mampu mengejar umpan cantik yang dilepaskan Bruno Silva.

Semen Padang baru mendapat kesempatan melalu pemain pengganti, Agung Prasetyo, pada menit ke-58. Akan tetapi tendangan keras Agung Prasetyo dari dalam kotak penalti Mahesa Jenar masih melambung jauh. Kabau Sirah terus memberi tekanan ke jantung pertahanan PSIS Semarang. Satu peluang diciptakan pada menit ke-61 melalui kerja sama Vanderlei Francisco dan Dedi Hartono. Tetapi tendangan Vanderlei usai menerima umpan Dedi keburu diblok Wallace Costa.

Satu menit berselang, giliran Manda Cingi yang masuk menggantikan Fridolin Yuko pada menit ke-58 mendapat kesempatan mencetak gol penyama. Namun sayang, tendangan first time-nya dari luar kotak penalti masih mendarat tepat ke pelukan Jandia Eka Putra.

Baca Juga :   Hukum Internasional Tak Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Memasuki menit ke-75, kedua kesebelasan minim dalam melakukan serangan yang berarti. Peluang emas baru terjadi pada menit ke-78, setelah Agung Prasetya melepaskan tembakan keras yang nyaris membobol gawang PSIS Semarang. Sayang sepakannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Upaya Vanderlei Francisco satu menit berselang juga belum berbuah gol bagi tim tamu setelah Jandia dengan sigap menangkap bola. Jandia tampil gemilang dalam pertandingan ini setelah kembali menepis tandukan Karl Max Barthelemy pada menit ke-82

Mahesa Jenar baru bisa membalas lewat Bruno Silva empat menit jelang pertandingan berakhir. Akan tetapi tendangannya dari luar kotak penalti masih melebar di sisi kiri gawang Rendy Oscario. Di penghujung laga, wasit Yeni Krisdianto kembali menarik kartu merah ketiga dalam pertandingan ini. Kali ini Agung Prasetyo yang harus mandi lebih cepat setelah menyikut wajah Eka Febri.

PSIS Semarang semakin memastikan kemenangannya setelah Hari Nur mencetak gol kedua dalam laga ini pada menti ke-90+4. PSIS Semarang keluar menjadi pemenang dengan skor 2-0. Hasil ini membuat PSIS Semarang naik ke peringkat ke-11 dengan koleksi 43 poin.

Baca Juga :   Konten Porno akan Didenda Rp100 Juta

Kemenangan Mahesa Jenar juga membuat Semen Padang terdegradasi ke Liga 2 2020 setelah tertahan di peringkat ke-17 dengan torehan 31 poin.

Susunan Pemain:

PSIS (4-3-3): 30-Jandia Eka Putra; 27-Safrudin Tahar (3-Soni Setiawan 72′), 15-Frendi Saputra (17-Rio Saputra 65′), 4-Wallace Costa, 46-Fredyan Wahyu; 92-Bayu Nugroho (44-Eka Febri 46′), 29-Septian David Maulana, 16-Finky Pasamba; 22-Hari Nur Yulianto, 91-Bruno Silva, 14-Eduardo Cantillana.

Pelatih: Bambang Nurdiansyah.

Semen Padang (4-4-2): 21-Rendy Oscario; 26-Roni Rosadi (78-Mariando Uropmabin 54′), 55-Muhammad Rifqi, 44-Syaeful Anwar, 10-Dedi Hartono; 4-Yu Hyun-koo (22-Agung Prasetyo 58′), 15-Leo Guntara, 6-Fridolin Kristof (19-Manda Cingi 58′), 87-Flavio Beck; 9-Dany Karl Max, 99-Vanderlei Francisco.