,

Sujarwo, SM : Investasi Jangan Menggusur Hak Rakyat

oleh -335 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Investasi atau penanaman modal pada suatu daerah, merupakan salah satu cara untuk mendapatkan sumber keuangan baru bagi daerah, selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Namun demikian, investasi jangan sampai menggusur hak-hak rakyat atas area yang telah dikelolanya selama ini.

Kalau investasi tak ramah dengan rakyat dan tak memiliki dampak positif bagi masyarakat bersangkutan, tentu nilai dari investasi itu tak sebanding dengan apa yang telah dilakukan maayarakat terhadap area atau lokasi yang akan menjadi tempat investasi itu selama ini.

“Investasi itu penting dan malah sangat penting. Akan tetapi, melindungi hak rakyat jauh lebih penting. Jangan sampai hak mereka terampas atau tergusur oleh yang namanya investasi,” kata anggota Komisi II DPRD Siak, Sujarwo saat berbincang-bincang dengan kabarsiana.com, Jumat (5/12).

Pria murah senyum yang selalu menggunakan tagline “Kito untuk Siak” ini, memang cukup paham arti pentingnya menjaga hak rakyat. Apalagi posisinya sebagai wakil rakyat, tentu menghamba pada kepentingan masyarakat Siak telah merupakan suatu yang sifatnya wajib dilaksanakan.

Baca Juga :   Penyair Iyut Fitra Tolak Penghargaan dari Pemko Payakumbuh

Terkait persoalan itu, politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini memastikan  akan berada di posisi terdepan dalam memperjuangkan hak rakyat tersebut. Tak hanya di daerah, bahkan sampai ke pusat pun dia dengan senang hati mengupayakannya.

“Untuk rakyat Siak, saya siap tidak populer jika memperjuangkan hak dan aspirasi masyarakat itu dianggap tidak penting. Bagi saya, masyarakat harus dihargai dan dihormati dengan berlaku adil terhadap hak yang mereka miliki selama ini,” kata suami dari Dian Handayani ini beralasan.

Dan kedatangannya ke Jakarta bersama rombongan anggota Komisi II DPRD Siak kali ini, jelas ayah tiga anak itu, pun berkait dengan memperjuangakan hak rakyat Siak.

“Rakyat jangan sampai tergusur, mereka harus tetap menjadi tuan di rumah sendiri,” katanya mengakhiri. (ted)