Selera Nusantara di Kafe Lembuti, Dari Samba Buruak-buruak Hingga Soto Kuning Khas Bogor

oleh -55 views

TERLETAK di kaki Bukit Tui di belahan timur Kota Padang Panjang, kafe yang satu ini wajib menjadi referensi bagi para kongkowers dan pemburu wisata kuliner di Ranah Minang. Lokasinya yang berada di daerah perbukitan berhawa sejuk, benar-benar pas untuk hangout sembari makan siang, ngopi dan menikmati suguhan aneka kuliner khas yang menggugah selera.

Adalah Resto, Gallery & Cafe Lembuti, Padang Panjang. Letaknya di Rao-rao, Kelurahan Koto Panjang. Dengan menonjolkan konstruksi kayu di setiap material dan properti yang digunakan, kafe unik nan modern minimalis ini dijamin bakal membuat tamu dan pelanggan betah untuk berlama-lama, tidak cepat bosan.

Selain pantas dijadikan sebagai lokasi pilihan untuk sekadar melepas lelah dan bersantai bersama rekan dan mitra, reunian dan arisan, tempat ini juga sangat direkomendasikan bagi para pemburu wisata dan jajanan kuliner yang akan menghabiskan weekend, maupun untuk agenda makan bareng bersama keluarga tercinta.

Menonjolkan ornamen kayu di setiap properti yang digunakan.

Tak itu saja. Kafe dengan desain ornamen kayu yang didominasi warna coklat itu, juga menyediakan banyak spot selfie indoor maupun outdoor yang sebenar-benar mengusung konsep kekinian, keren dan instagramble, pake banget! Tak heran, jauh sebelum dibuka, kafe ini sudah dibooking banyak orang sebagai tempat pemotretan.

Baca Juga :   Kampanye Pilkada Hasilkan 1.510 Pelanggaran Prokes

Untuk spot dalam ruang misalnya, pihak kafe menyediakan sejumlah properti unik seperti “roda padati”, yang memang sengaja dipajang di dinding kafe. Juga ada sederetan lukisan cantik dari seniman-seniman lukis Padang Panjang dan beberapa latar foto lainnya.

Sedangkan untuk luar ruang, ada taman bunga dan kolam hias yang dibuat di halaman bagian belakang kafe. Lokasi ini berhadap-hadapan dengan tiga buah gazebo, yang memang sengaja dibuat khusus untuk tamu dan pelanggan yang ingin menikmati sensasi makan di alam terbuka. Ya, bersantai di gazebo ini, Anda akan otomatis ditemani sepoi angin dan suara-suara pepohonan yang sejuk dan rindang. Sungguh, berfoto-foto di Resto, Gallery & Cafe Lembuti, Anda dijamin ga bakal mati gaya.

Tiga buah gazebo untuk tempat bersantai menikmati suara alam perbukitan.

Ga hanya kafenya yang oke, aneka makanan dan minumannya pun dijamin ga bakalan membuat pelanggan nyesel. Ada “Ayam Bakar Batokok”, “Soto Kuning”, “Sayur Asem” dan “Samba Buruak-buruak Kampuang” sebagai menu spesifiknya. Ada juga banyak menu pilihan lain yang melengkapinya. Pokoknya, dijamin santing, berdecas dan sebenar-benar membuka selera.

Baca Juga :   Jawa Barat Mulai Kekeringan

Dan, ini kabar yang tak kalah pentingnya. Para pecinta kopi juga akan dimanjakan dengan suguhan “Aneka Kopi Nusantara”. Resto, Gallery & Cafe Lembuti, menyediakan aneka kopi yang didatangkan khusus dari berbagai daerah, seperti Jawa, Sumatera, Gayo, Bali, bahkan Afrika.

Kafe yang homey, nyaman dan menghadirkan sejuknya nuansa alam perbukitan, semakin bertambah sempurna dengan harga badunsanak yang ditawarkan untuk setiap menu yang disajikan. Komplit sudah! “Makan lamak, suasano santiang, harago badunsanak, ada life musik pula. Apa juga lagi”.

Salah satu spot foto unik di Resto, Gallery & Cafe Lembuti Padang Panjang.

So, bagi Anda masyarakat Padang Panjang, pun yang kebetulan tengah berada atau melintas di Kota Serambi Mekkah itu, sayang sekali rasanya jika tidak menyempatkan diri untuk mampir dan mencecap aneka suguhan kuliner khas kafe itu.

Owner Resto, Gallery & Cafe Lembuti, Upik Mayarni Sudarya mengatakan, kehadiran kafe miliknya diharapkan akan semakin melengkapi khazanah kuliner dan menambah destinasi wisata “makan-makan” Kota Padang Panjang.

Suasana di pojok lesehan yang homey, membuat pengunjung seperti tengah berada di rumah sendiri.

“Kami hadir memberikan ruang alternatif bagi para pemburu wisata kuliner. Dengan konsep kafe yang homey, di sini pelanggan bisa bebas seperti di rumah sendiri. Anak sekolah dan mahasiswa bisa sambil ngerjain tugas, bisa kongkow, ngobol dan arisan juga,” kata wanita yang kerap disapa Bunda ini. (*)

Baca Juga :   Gawat, Covid-19 di 4 Negara ASEAN Ini 10 Kali Lebih Menular

 

Laporan: Rhoby – Rahmad Abak