Saat Berdemokrasi, Mahasiswa Diimbau Patuhi Hukum dan Protokol Kesehatan

oleh -43 views

Kabarsiana.com, SERANG – Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi,  melalui Kasubdit Bhabinkamtibmas AKBP  Andrianus Nabu, menghadiri diskusi publik di Kantor Dewan Kesenian Banten. Adapun diskusi publik kali ini mengangkat tema tentang Pro dan Kontra Fenomena Pelajar Ikut Aksi Demonstrasi.

Turut hadir dalam kegiatan diskusi publik ini ketua LPA Banten M. Uut Lutfi, Pendiri LBH APIK Banten Lia Riesta Dewi, Wadir UPI Serang Dr. Encep Supriatna dan perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Provinsi Banten.

Andrianus Nabu mengatakan, diskusi publik tersebut merupakan bentuk silahturahmi dan tukar pikiran antara sejumlah elemen kemahasiswaan yang ada di Banten.

“Diskusi publik ini sekaligus ajang silahturahmi dan tukar pikiran bagi kami, apalagi tema kita dalam diskusi publik ini tentang Pro dan Kontra Fenomena Pelajar Ikut Aksi Demonstrasi. Tema hari ini sangat bagus untuk kita bahas bersama,” lanjut Andrianus Nabu.

Andrianus Nabu menyebutkan, berdemokrasi merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang sudah diatur oleh UU. Untuk itu, saya mengajak kepada para mahasiswa agar tetap patuh hukum dalam berdemonstrasi, dikarenakan banyaknya berita bohong yang sengaja dihembuskan untuk mengacau keadaan.

Baca Juga :   Honor Nakes Covid-19 di Merauke Rp 75 Ribu per Hari

Di masa pandemi covid-19 ini, Andrianus Nabu juga menghimbau kepada mahasiswa untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam menyampaian pendapat di muka umum.

“Upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menyikapi situasi terkini, saya juga menghimbau kepada mahasiswa untuk tetap mengikuti protokol kesehatan jika ingin berdemonstrasi. Patuhi aturan hukum yang ada, ikuti tahap-tahap dan tata cara berdemonstrasi yang aman dan kondusif, serta mahasiswa tidak mengajak pelajar atau anak dibawah umur untuk mengikuti kegiatan demonstrasi yang notabenenya tidak paham apa tujuan demonstrasi tersebut,” jelasnya.

“Polda Banten selalu menghimbau mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk dapat memahami perkembangan Negara baik dalam bidang ekonomi, politik, maupun kesehatan, dikarena situasi saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa wabah Covid-19 masih ada disekeliling kita,” katanya mengakhiri.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi terlaksananya diskusi publik yang dilakukan oleh akademisi dan mahasiswa tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan mahasiswa dalam bentuk diskusi publik tersebut. Kerena kegiatan diskusi publik seperti ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Dengan berdiskusi kita bisa saling tukar pikiran yang dapat menghasilkan perubahan yang lebih baik,” ujar Edy Sumardi. (*/rel)