Presiden Targetkan Penyaluran KUR di 2024 Capai Rp325 Triliun

oleh -60 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Silahturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2019). Dalam sambutannya, Jokowi menargetkan penyaluran KUR mencapai Rp325 Triliun pada tahun 2024.

Jokowi juga ingin masyarakat di seluruh tanah air memperoleh akses ke sektor keuangan. Berdasarkan data yang diperoleh, tingkat literasi keuangan masyarakat masih 35%, sedangkan inklusi keuangan masih 75%. Dari data inilah, Jokowi menyebut masih ada ruang besar mendorong masyarakat ke akses keuangan yang dimiliki pemerintah.

“Harus kita percepat baik menabung dan akses kredit,” kata Jokowi. Guna meningkatkan akses masyarakat terhadap perbankan, pemerintah akan mendorong kemudahan akses menabung mulai dari SD, SMP, maupin SMA/SMK. Sementara untuk kredit, Jokowi menyebut sudah ada solusi dalam wujud bank wakaf mikro di pesantren. Walaupun yang berpartisipasi baru 55 pesantren.

Jokowi mengungkapkan akses keuangan yang bisa dimanfaatkan masyarakat saat ini antara lain program Mekaar dari PT PNM (Persero), di mana jumlah nasabahnya mencapai 5,9 juta orang. Selanjutnya program Bank Wakaf Mikro (BWM) yang dimanfaatkan oleh 55 pesantren diseluruh Indonesia.

Baca Juga :   Bukit Asam Sabet Dua Penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik

“Insya Allah akan tambah-tambah terus. Sudah terbentuk kelompok-kelompok usaha dan agar cluster dipayungi kayak di-holdingkan dan punya korporasi usaha mikro dan bisa askes ke market place baik nasional dan global,” kata Jokowi.

Jokowi juga menambahkan ruang untuk pembiayaan kecil seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah ditambahkan plafonnya dari Rp140 Triliun menjadi Rp190 triliun tahun 2020. Dan target penyaluran KUR hingga tahun 2024 mencapai Rp325 triliun untuk UMKM. (*atk)