Potong Gaji Solusi Barcelona untuk Survive

oleh -43 views

Kabarsiana.com, CATALAN – Barcelona sedang dalam masalah finansial cukup serius. Klub asal Catalunya itu bisa dinyatakan bangkrut jika tidak dapat mengurai tagihan gaji pemain pada akhir pekan depan.

Menurut laporan dari RAC1, Barca dikabarkan terus berpacu dengan waktu. Mereka harus mencapai kesepakatan pemotongan gaji hingga 30 persen pada tanggal 5 November jika tidak ingin dinyatakan bangkrut pada bulan Januari.

Barcelona disebut harus memotong tagihan gaji mereka sebesar 190 juta euro. Negosiasi pemotongan gaji tersebut sudah dilakukan pengacara Barcelona dengan para pemain Jumat (30/10).

Namun, kondisi menjadi rumit karena pemain tim utama dan tim Barcelona B sama-sama menolak pemotongan gaji. Selain itu, jika Lionel Messi memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak, klub tetap berkewajiban memberikan bonus di akhir musim.
Carles Tusquets, Presiden Komite Pengelola yang saat ini bertanggung jawab atas Barcelona, menjelaskan situasi keuangan klub.

“Perhatian utama kami adalah ekonomi,” kata Tusquets seperti dikutip dari Marca. “Pandemi ini telah mempengaruhi Barcelona dengan sangat keras,” imbuhnya.

Baca Juga :   Irfan Bachdim Akhirnya Merapat ke PSS

“Klub ini bergantung pada pariwisata dan sekarang semua pendapatan itu telah hilang. Kami harus menggunakan ide dewan sebelumnya untuk mengatasi masalah yang kami hadapi.”

Barcelona sendiri baru memperpanjang kontrak Gerard Pique, Frenkie de Jong, Clement Lenglet dan Marc-Andre Ter Stegen. Keempat pemain tersebut kabarnya setuju untuk menerima pemotongan gaji.(*/blb)