PKS Targetkan Kemenangan 60 Persen pada Pilkada 2020

oleh -81 views

Kabarsiana.com,  SURABAYA — Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Hidayat Nur Wahid memberikan perhatian terhadap pemilihan wali kota dan wakil wali kota Surabaya 2020.

Politikus yang juga menjabat wakil Ketua MPR tersebut menyatakan, PKS akan mengutamakan mengusung calon sendiri, dan menggerakkan mesin partai untuk memenangkan calon dimaksud. Terkait sosok yang akan diusung, dia mempersilahkan kader PKS di tingkat daerah untuk mendiskusikannya.

“Pastilah, kami punya kebijakan dasar bahwa PKS mencalonkan dan dimenangkan. Siapakah beliau, kami selalu gunakan pendekatan bottom up. Silahkan kawan-kawan di tingkat daerah, rembug,” ujar Hidayat di Surabaya, Ahad (15/12).

Hasil musyawarah di tingkat daerah tersebut, kata Hidayat, kemudian diserahkan kepada pengurus pusat yang selanjutnya diturunkan rekomendasi. “Keputusan di tingkat pusat merekomendasikan dan menyetujui keputusan di tingkat kabupaten/ kota,” ujar Hidayat

Hidayat mengaku, DPP PKS pada Pilkada serentak 2020 menargetkan kemenangan 60 persen, termasuk di Jawa Timur. Artinya, tidak hanya Kota Surabaya saja yang menjadi perhatian, namun juga kabupaten/kota lain yang dirasa memiliki peluang menang. Dia pun menegaskan, PKS tidak mau terpaku pada Kota Surabaya saja.

Baca Juga :   Demokrat Tarik Diri dari Panja RUU Minerba dan RUU HIP

“Kalau kami melihat, seluruhnya barometer. Karena faktanya dalam konteks di Jatim, PKS sudah menyebar di banyak kota, banyak daerah. Kami akan kerja maksimal,” kata Hidayat.

Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menambahkan, untuk Pilwali Surabaya, pekan depan akan dirilis Pemilihan Internal Raya (Pemira) yang dilakukan untuk mencari bakal calon pimpinan daerah. Dia mengakui, ada lima nama yang nantinya dirilis ke publik. Namun demikian, dia enggan membocorkan lima nama dimaksud.

“Pekan ini akan dirilis lima nama hasil pemira, yang dilaksanakan di 19 kabupaten/kota termasuk di Surabaya. Teman-teman Surabaya yang kami tugaskan untuk merilis biar tidak melangkahi aturan,” kata Irwan. (*/rol)