Pempek, Makanan Legendaris dari Era Kesultanan Palembang

oleh -16 views

MENDENGAR kata Pempek atau empek-empek pikiran akan otomatis angat pada kota Palembang. Pempek Palembang memang adalah makanan khas Palembang. Kuliner ini terbuat dari ikan giling an tepung kanji. Serta beberapa komposisi lain seperti telur, bawang putih yang dihaluskan, penyedap rasa dan garam.

Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa penganan pempek pusatnya adalah di Palembang karena hampir semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.

Sejarah Pempek Palembang
Di masa Kesultanan Palembang, Pempek Palembang disebut kelesan. Kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu. Dinamakan kelesan juga karena makanan ini dikeles atau tahan disimpan lama.

Empek sendiri berasal dari sebutan bagi orang China yang menjajakan kelesan. Para pembeli yang biasa membeli kelesan, dan rata-rata anak muda. sering memanggil penjual kelesan dengan kalimat, ‘Pek, empek, mampir sini!’. Akhirnya panggilan pempek lebih populer dari kelesan dan nama pempek bertahan sampai saat ini.

Pempek akhirnya dijual komersial saat zaman kolonial. Tercatat pada tahun 1916, pempek mulai dijajakan dengan penjual yang berjalan kaki dari kampung ke kampung, khususnya di kawasan keraton. Di sekitar Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang.

Baca Juga :   Itiak Lado Mudo, Kuliner Penggugah Selera dari Sianok

Pempek Palembang jenisnya ada bermacam macam. Paling tidak ada 10 jenis berbeda untuk pempek :.

Pempek Panggang
Ada juga jenis pempek Palembang ada juga yang dipanggang. Pempek Panggang memiliki bagian tekstur luar yang sedikit lebih alot namun bagian tengah yang sangat lunak. Pempek panggan disajikan dengan cara dibelah dan diberikan ebi, kecap manis, dan juga cabe ijo.

Pempek Keriting
Jenis ini berbentuk seperti bentuk otak. Tekstur pempek Keriting juga lebih lembut dan biasa disajikan dalam keadaan direbus saja. Namun, beberapa orang suka menyajikan pempek Keriting yang digoreng. Jika digoreng, jenis pempek satu ini menjadi garing.

Pempek Kulit Krispi
Untuk yang menyukai tekstur renyah, maka jenis pempek satu ini pilihan yang tepat. Pempek Palembang kulit ‘krispi’ dibuat dari daging ikan bagian kulit yang dibuat pipih dan digoreng hingga garing.

Pempek Sosis
Jenis pempek satu ini merupakan kreasi modern dari pempek lenjer. Yang membedakan adalah ditambahkannya sosis pada bagian tengah.

Pempek Lenggang
Jenis Pempek Palembang ini dibuat dengan proses dipanggang di atas mangkuk daun pisang. Pempek lenggang merupakan potongan pempek yang dipanggang bersama telur. Namun, kini orang banyak juga yang membuat pempek lenggang dengan cara digoreng seperti membuat telur dadar.

Baca Juga :   Pesona Pasir Putih Pantai Lhok Mee

Pempek Bulat

Jenis Pempek Palembang satu ini sering juga disebut pempek adaan. Merupakan pempek yang diadon bersama potongan bawang dan santan. Pempek ini tidak melalui proses perebusan dan langsung digoreng. Pempek bulat memiliki aroma yang lebih sedap dan rasa yang lebih gurih.

Pempek Belah
Pempek Palembang belah merupakan pempek lenjer ukuran kecil dan dibelah. Seperti jenis pempek panggang, pempek ini dinikmati dengan ebi, kecap, dan juga cabe ijo untuk yang suka pedas.

Pempek Dos
Jenis Pempek Palembang ini tanpa ikan. Bahan utama pempek dos adalah tepung kanji. Beberapa orang sering menganggapnya sebagai pempek vegetarian. Pempek dos memiliki tekstur lebih garing, namun lebih kenyal dan lembut.

Pempek Kapal Selam
Membicarakan macam-macam jenis pempek Palembang, tak lengkap jika tak memasukkan jenis pempek kapal selam yang sangat populer ini. Berisi telur, jenis pempek satu ini ada yang disajikan dalam ukuran besar, ada pula yang disajikan dalam ukuran yang lebih kecil.

Pempek Lenjer
Pempek Lenjer juga ada yang disajikan dalam ukuran besar ada pula yang kecil. Untuk jenis pempek lenjer yang berukuran besar, umumnya Pempek Palembang ini disajikan dengan dipotong-potong menjadi ukuran lebih kecil. ***

Baca Juga :   Temukan Hamparan Edelweis Terindah di 7 Gunung Indonesia