Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga di Setop

oleh -35 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Badan Legislatif (Baleg) DPR memutuskan tidak menindaklanjuti pembahasan ke tingkat I dari Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Ketahanan Keluarga. Keputusan ini diambil dalam rapat Baleg DPR pagi ini di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.

Dalam memulai rapat, Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa rapat ini merupakan kelanjutan rapat pleno yang sempat ditunda pada tanggal 18 November kemarin, dalam rangka pengambilan keputusan atas hasil pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan RUU Tentang Ketahanan Keluarga.

“Ditunda untuk memberi kesempatan kepada fraksi-fraksi memperdalam lebih lanjut atas materi Rancangan Undang-Undang tentang Ketahanan Keluarga yang dihasilkan oleh Panja,” kata Supratman saat membuka rapat Baleg, Selasa (24/11).

Politikus Gerindra itu selanjutnya mempersilakan kepada masing-masing fraksi untuk menyampaikan pandangan fraksinya masing-masing. Sampai akhirnya, ditemukanlah pandangan mayoritas atas usulan RUU Ketahanan Keluarga tersebut.

“Dengan demikian, lima fraksi menyatakan belum menerima dan empat menerima termasuk dengan catatan dari Fraksi PPP,” ujar Supratman menyimpulkan pandangan dari 9 fraksi di DPR.

Baca Juga :   DPR Janji Dengarkan Aspirasi Rakyat Terkait RUU Ketahanan Keluarga

Setelah mendapat pandangan fraksi, Supratman pun langsung masuk ke agenda selanjutnya, yakni pengambilan keputusan atas usulan RUU tentang Ketahanan Keluarga tersebut.

“Sekarang saya tanya, dengan telah selesainya kita melakukan harmonisasi, apakah RUU Ketahanan Keluarga, yang telah kita selesai diharmonisasi di badan legislasi sebagian besar tidak setuju. Jadi kalau begitu, belum kita proses lebih lanjut, setuju ya?,” tanya dia kepada anggota.

“Setuju,” jawab kompak anggota yang ditutup dengan ketukan palu sidang.

Untuk diketahui, lima fraksi yang menolak pengambilan keputusan dilanjutkan, yakni PDIP, Golkar, Nasdem, Demokrat, dan PKB. Sedangkan Gerindra, PKS, PAN, dan PPP menyatakan setuju dengan beberapa catatan. (*/ari)