Pasar Tanpa Uang di Kota Probolinggo

oleh -37 views

Kabarsiana.com, PROBOLINGGO – Sekelompok muda mudi di Kota Probolinggo mendirikan Pasar Tanpa Uang. Kegiatan sosial ini dilakukan dengan membuka lapak yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat.

Pasar Tanpa Uang yang digelar di atas trotoar Jalan Suroyo Kota Probolinggo itu berisi baju bekas layak pakai, kerudung, baju anak-anak, hand sanitizer, tas hingga peralatan sekolah serta beberapa kebutuhan lain dalam keluarga.

“Kami menyediakan barang-barang ini untuk diberikan kepada masyarakat tanpa mereka membayar uang sepeser pun,” ungkap salah satu penggagas Pasar Tanpa Uang, Aril Galuh, Sabtu (31/10).

Aril mengaku, Pasar Tanpa Uang ini merupakan hasil dari pemikiran bersama kalangan pemuda yang ada di Kota Probolinggo.

“Barang-barang itu merupakan donasi dari berbagai daerah termasuk teman-teman ini. Semuanya kita kumpulkan dan kita berikan secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Agni Azhar, salah satu anggota kelompok pemuda tersebut. Dia menyebut bahwa Pasar Tanpa Uang itu menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Bioskop Pertama di Sukabumi Hadir Setelah 19 Tahun

“Jadi ini murni sebagai kegiatan sosial. Kita memberikan secara gratis tanpa ada keuntungan apapun. Konsep kita dari rakyat untuk rakyat,” ujarnya.

Pasar Tanpa Uang ini digelar setiap minggu sekali, yaitu setiap hari Jumat.

Sementara Endrawaji, salah seorang warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo mengaku salut dengan kegiatan yang digalang para pemuda tersebut.

“Awalnya saya baca tulisan kok ada Pasar Tanpa Uang. Setelah saya datangi ternyata barang yang dipajang tersebut memang diberikan secara gratis,” tandasnya.(*/jnc/rol)