Orang Nomor Dua Al-Qaeda Tewas dalam Serangan Rahasia Israel di Iran

oleh -32 views

Kabarsiana.com, TEHERAN – Orang kedua di Al-Qaeda terbunuh dalam serangan rahasia Israel di Iran pada Agustus 2020 lalu. Serangan tersebut atas perintah Amerika Serikat.

Terbunuhnya Abdullah Ahmed Abdullah alias Abu Muhammad al-Masri diungkap The New York Times (NYT) pada Jumat (13/11). Mereka mengutip pernyataan salah satu petinggi intelijen Amerika Serikat.

Dalam artikelnya, NYT menyebut al-Masri dibunuh oleh dua orang bermotor pada 7 Agustus 2020 lalu di jalanan ibu kota Iran, Teheran.
Al-Masri disebut-sebut sebagai suksesor pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahiri. NYT belum mengetahui alasan kenapa operasi pembunuhan terhadap al-Masri disembunyikan hingga saat ini.

NYT menambahkan, AS sudah bertahun-tahun melacak pergerakan pria kelahiran Mesir tersebut di Iran. Namun, secara resmi, Pemerintah AS belum memberikan pernyataan terkait terbunuhnya al-Masri.

Al-Qaeda juga tak mengeluarkan pengumuman soal kematian al-Masri. Sedangkan, Pemerintah Iran membantah laporan terbunuhnya al-Masri.
Mereka menegaskan, tidak ada aktivitas Al-Qaeda di atas tanahnya.

“AS dan Israel terkadang mencoba untuk menghubungkan Iran dengan kelompok-kelompok seperti itu dengan membocorkan informasi bohong kepada media,” ucap jubir Kemlu Iran Saeed Khatibzadeh seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga :   Salman bin Hamad Ditunjuk sebagai PM Baru Bahrain

Tinggal di Iran
Al-Masri, yang juga pendiri jaringan teroris itu, adalah otak di balik pengeboman dua Kedutaan Amerika Serikat di Afrika. Menurut laporan NYT, Masri terbunuh bersama anaknya yang juga janda dari anak Osama bin Laden, Hamza bin Laden.

Al-Masri diketahui sempat ditahan di Iran. Namun, pada 2003, al-Masri bebas dan hidup di wilayah kelas atas di Teheran. Seorang pejabat Badan Kontraterorisme AS percaya Iran sengaja membiarkan al-Masri hidup bebas di Teheran.(*/kpr)