Malaysia Kembali Deportasi Ratusan WNI

oleh -17 views

Kabarsiana.com, KUALA LUMPUR – Ratusan warga Negara Indonesia (WNI) dideportasi dari Malaysia. Mereka dipulangkan dengan menggunakan pesawat carter dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) dan KLIA 2, Sabtu (7/11).

Sebanyak 146 orang diterbangkan menggunakan pesawat Malaysia Airlines MH 871 tujuan Surabaya dan berangkat pukul 07.20 dari KLIA. Kemudian, sebanyak 153 orang berangkat dengan pesawat dengan nomor penerbangan MH 711 pukul 09.00 tujuan Jakarta dari Bandara yang sama.

Sementara, 202 orang berangkat dengan menggunakan pesawat AirAsia pada pukul 10.30 waktu setempat dengan tujuan Medan. Total ada 502 WNI yang dipulangkan hari ini.

Turut hadir mengawal pemulangan para WNI itu Wakil Dubes RI di Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat; Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Rijal Al Huda; Atase Imigrasi, Mulkan Lekat; Atase Polri, Kolonel Hery Dwiharto, dan; sejumlah home staf serta lokal staf. Para WNI tersebut diberangkatkan dari Depo Tahanan Imigrasi Langkap sebanyak 266 orang, Pekan Nanas 192 orang, dan Lenggeng 40 orang. Sementara, empat orang diberangkatkan dari shelter KBRI Kuala Lumpur.

Baca Juga :   Pembantaian di Kamerun Tewaskan 22 Orang, 14 Orang Anak-Anak

“Semoga pengalaman selama di Malaysia ini menjadi pengalaman hidup yang sangat berarti bagi Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu serta bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat dengan memulai kehidupan baru yang lebih baik,” ujar Rijal Al Huda saat memberi pengarahan kepada para WNI.

Rijal Al Huda saat ditemui mengatakan, keberangkatan kali ini relatif lebih lancar karena memang sudah dikoordinasikan lebih awal. “Yang sempat kita ajukan ke Jakarta sekitar 709 orang dan itu pun akhirnya pihak Malaysia mengurangi karena pengaturan penerbangannya,” katanya.

Rijal menuturkan, ke depan, pihaknya ingin memulangkan lebih banyak lagi WNI karena di depo masih banyak yang harus segera dipulangkan.

“Nanti setelah pemulangan ke Medan kami akan langsung berkoordinasi dengan Imigrasi Putrajaya untuk langkah-langkah persiapan tahap berikutnya sekitar 14 hari lagi. Kami sudah koordinasi juga dengan Jakarta,” ucapnya.

Di antara WNI dideportasi hari ini terdapat dua orang ibu asal Medan yang diberangkatkan dari shelter KBRI Kuala Lumpur. Masing-masing perempuan itu beserta bayi mereka. Para perempuan itu berada di shelter KBRI Kuala Lumpur selama 1-2 bulan.

Baca Juga :   Neraca Perdagangan Indonesia November 2019 Defisit 1,33 Miliar USD

Salah seorang ibu itu mengaku tidak bisa pulang bersama suaminya, karena sang suami keburu ditangkap Imigrasi Malaysia. “Saya tidak tahu suaminya saya ditangkap di mana. Enggak berjumpa. Saya di Malaysia tidak bekerja. Saat itu saya menengok suami, kemudian mau pulang secara tidak resmi sehingga ditangkap,” kata ibu yang enggan disebut namanya itu. (*/ini)