Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pantai Wisata Lagoi

oleh -50 views

Kabarsiana.com, BINTAN – Sejumlah resort di kawasan andalan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, provinsi Kepulauan Riau, kembali tercemar limbah minyak hitam atau Sludge Oil. Minyak hitam itu dalam bentuk gumpalan-gumpalan yang terdampar di pinggir pantai.

“Mulai pagi tadi munculnya minyak hitam itu. Sejak masuk musim angin utara,” kata Manager CSR Banyantree, Henry Singer, sebagaimana dikutip dari laman RRI, Jumat (13/12).

Henry, mengatakan bahwa kawasan pesisir pantai Banyantree yang terkena dampak dari gumpalan limbah minyak hitam itu sudah dibersihkan oleh karyawan hotel.

“Sudah dibersihkan bersama karyawan. Karena kalau tidak segera dibersihkan, dikhawatirkan kita kena komplain sama tamu yang nginap dari berbagai negara,” tambahnya.

Hal senada juga dikemukakan Manager EHD PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Ray Tobing, bahwa pantai di 5 resort di kawasan wisata Lagoi, terkena dampak dari limbah minyak hitam.

Adapun 5 resort yang terkena dampak limbah minyak hitam, antara lain, Banyantree, Club Med, Ria Bintan, Nirwana Gardens dan Bintan Lagoon. Namun, limbah tersebut sudah dibersihkan oleh masing-masing resort.

Baca Juga :   Tercatat Sebanyak 169 Titik Banjir di Jabodetabek

“Gumpalan limbah minyak hitam itu sudah dibersihkan tadi oleh masing-masing resort. Supaya tidak mengganggu aktifitas para tamu yang liburan di Bintan,” tuturnya.

Limbah minyak hitam ini kerap muncul di saat musim angin utara tiba di wilayah perairan Kepulauan Riau, khususnya di Bintan. Karena saat musim angin utara, cuaca sangat buruk. Menyebabkan gelombang tinggi dan angin kencang. (*/rri)