Komplotan Pencuri Uang Nasabah Bank di Bekasi Dibekuk, 1 Tewas

oleh -27 views

Kabarsiana.com, BEKASI – Komplotan pencuri uang nasabah bank di wilayah Kota Bekasi dibekuk polisi. Ada tiga orang yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, 1 di antaranya tewas ditembak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, aksi pencurian ini terjadi di beberapa lokasi di Kota Bekasi. Ada 3 laporan korban ke polisi yang kemudian ditindaklanjuti.

Setelah adanya penyelidikan, tiga tersangka yakni SG, DA dan DAP dibekuk di rumah kontrakan di Bekasi Barat pada Sabtu (14/11).

Saat penangkapan ini, tersangka SG melawan dan menyerang petugas. Timah panas pun bersarang di tubuhnya. SG tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Pada saat dilakukan pengembangan para tersangka mencoba untuk melawan dan menyerang petugas sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap satu orang tersangka atas nama tersangka SG,” ucap Yusri saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/11).

“Kemudian dilakukan pertolongan dengan membawanya ke rumah sakit namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia,” sambungnya.

Baca Juga :   Langgar PSBB, 25 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara

Saat ini polisi masih memburu 3 tersangka lainnya yang buron. Menurut Yusri, masing-masing tersangka memiliki peran yang berbeda-beda.

“Pelaku berjumlah 6 orang dengan peran dan tugas masing masing yaitu 2 orang pelaku berpura-pura menjadi nasabah dan masuk ke bank untuk mencari sasaran atau korban yaitu nasabah yang melakukan penarikan tunai dengan jumlah yang besar,” ujarnya.

Ketika sasaran sudah diketahui, salah satu tersangka langsung menghubungi rekannya yang sudah menunggu di luar bank. Mereka kemudian membuntuti korban dengan menggunakan sepeda motor dan beraksi dengan modus kempes ban.

“Dan ketika kendaraan korban berhenti di lampu merah pelaku atas nama AL (DPO) mendekati mobil korban dan pelaku memasang paku yang terbuat dari kerangka payung dan telah dimodifikasi dengan panjang kurang lebih 5 cm pada ban mobil korban,” ungkapnya.

Melihat kondisi mobil yang tidak stabil, korban mengecek kondisi. Dalam kondisi ini, komplotan ini membuka pintu mobil dan mengambil harta benda milik korban, termasuk uang yang baru saja diambil di bank.

Baca Juga :   Selamet Riyadi "Terduduk" di Depan Hakim PN Depok

“Ketika korban menepi dan turun untuk mengecek ban mobilnya, pelaku (SG dan DAP) membuka pintu mobil korban dan mengambil barang-barang milik korban,” kata dia.

Atas perbuatannya itu, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara dan Pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Sementara tak dijelaskan berapa total uang yang berhasil digasak komplotan pencuri ini.(*/kpr)