Komit Bangun Ekonomi Umat, Yusri Latif: Alhamdulillah, Kelompok Binaan Cantigi Institute Mulai Berproduksi

oleh -64 views

PADANG, (BM)– Sebagai sebuah wadah yang akan menginventarisir dan mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan berkomitmen dalam membangun ekonomi umat, Cantigi Institute siap ambil bagian dalam mendorong suksesi pembangunan daerah.

Founder Cantigi Institute, Yusri Latif, S.HI mengatakan, salah satu alasan dibentuknya lembaga tersebut antara lain untuk melakukan kajian dan pembahasan bersama terhadap beragam isu strategis yang berkembang di tanah air, khususnya di Ranah Minang.

Founder Cantigi Institute, Yusri Latif saat study banding ke Dompet Dhuafa Singgalang beberapa waktu lalu. Langkah ini tak lain untuk memantapkan perjalanan Cantigi Institute ke depan.

 

“Dibutuhkan sebuah lembaga khusus untuk mendiskusikan secara mendalam soal masalah yang tengah dihadapi bangsa, terutama di Sumatera Barat dan Kota Padang khususnya. Harapannya, kita bisa terus membangun demokrasi yang semakin mapan dan beradab,” kata Latif, Senin (15/4).

“Kita menginginkan ekonomi masyarakat bisa tumbuh dan terus bergerak, sehingga mereka semakin sejahtera. Di Kota Padang, banyak sekali potensi-potensi yang bisa kita garap untuk menuju ke arah itu. Insha Allah, kita siap dengan personil yang nantinya akan melakukan inventarisasi dan bersama-sama mencarikan solusi,” kata Latif yang juga Dirut PT. Cantigi Tours International itu.

Baca Juga :   Pencuri 13 Kamera Pemantau Harimau Sumatera Diciduk Polisi
Yusri Latif saat meninjau kelompok petani ternak ikan binaan Cantigi Institute di kawasan Kuranji, Kota Padang.

Cantigi Institute terang pengusaha muda yang bergerak di bidang pariwisata ini, akan terus memperkokoh dan mengembangkan jaringan melalui proses rekruitmen dan kaderisasi guna mengimplementasikan berbagai program kepemudaan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta kegiatan-kegiatan pembinaan keagamaan yang telah dirumuskan menjadi program kerja.

“Intinya, Cantigi Institute adalah rumah bersama bagi seluruh warga Kota Padang yang menginginkan perubahan-perubahan nyata, perubahan berkemajuan,” tandas Latif.

Mulai Berproduksi

Banyak hal yang sebenarnya telah dilakukan Cantigi Institute sejak beberapa tahun terakhir. Diantaranya pembinaan dan pemberian bantuan modal usaha skala kecil/ rumah tangga, budidaya perikanan dan pertanian, serta mendorong lahir dan terciptanya sejumlah potensi ekonomi baru lainnya di tengah-tengah masyarakat.

“Dan Alhamdulillah, produk dari salah satu unit usaha baru yang kita bina dan akan terus kita kawal, hari ini sudah bisa didapat di pasaran. Ada beberapa kelompok warga diantaranya di Jawa Gadut, Sungai Sapiah, Koto Luar, Gunuang Sangku dan lainnya, yang sampai haru ini secara rutin sudah mulai memproduksi,” ujar Latif.

Baca Juga :   KKB Tembak Karyawan Freeport
Sabun cuci piring cair yang diproduksi kelompok binaan Cantigi Institute, kini telah hadir di pasaran.

Selain sektor ekonomi terang anak muda 33 tahun itu, giat rutin Cantigi Institute juga diarahkan pada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti halnya santunan dan pembinaan terhadap anak yatim dan panti asuhan, pembinaan olahraga dan kepemudaan, seni, budaya dan keagamaan.

“Insya Allah, program-program yang telah ada ini, bisa menjadi dasar dan landasan untuk lebih ditingkatkan intensitasnya dan lebih diperluas lagi cakupannya. Sehingga bisa dilaksanakan secara merata, menyeluruh dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh banyak lapisan warga Kota Padang,” pungkas Latif, yang kini ikut berlaga menuju parlemen DPRD Kota Padang periode 2019-2024 itu.

Evi, salah seorang warga Jawa Gadut, yang juga penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi keluarga Cantigi Institute, mengucapkan terima kasih atas pelatihan dan jaminan bantuan pengembangan usaha yang diberikan Cantigi Institute. Evi mengaku, kini dia dan kelompoknya sudah memproduksi sabun cuci piring untuk dilempar ke pasaran.

“Program ini sangat membantu ekonomi keluarga. Perlahan, kesejahteraan keluarga akan ikut meningkat, lapangan kerja juga akan terbuka dan terus bertambah dengan sendirinya,” ujar Evi. (*)