Keuskupan New York Ajukan Kebangkrutan

oleh -12 views
St. Agnes Cathedral, Rockville Centre, New York

Kabarsiana.com, NEW YORK – Keuskupan Katolik Roma di pinggiran Kota New York pada Kamis (1/10/2020), menjadi institusi terbesar di Amerika Serikat (AS) yang menyatakan kebangkrutan setelah menghadapi lebih dari 200 gugatan hukum terkait tuduhan pelecehan seksual.

Uskup John O. Barres di Keuskupan Rockville Center di Long Island memasang pesan video yang mengatakan gereja tidak dapat “melaksanakan misi spiritual, derma dan pendidikan” karena “meningkatnya beban biaya litigasi,” demikian menurut anggota parlemen New York yang mengesahkan UU Korban Anak. Undang-undang itu yang mencabut legislasi yang membatasi tuduhan pelecehan seksual pada masa kanak-kanak.

Dalam pengajuan kebangkrutan itu, keuskupan mencatat perkiraan pembayaran kewajiban akibat gugatan-gugatan itu sekitar USD500 juta, demikian diwartakan VOA.

Berdasarkan jumlah penduduk, keuskupan itu, yang mencakup sebagian besar dari sekitar 1,4 juta warga Katolik di Long Island, merupakan keuskupan terbesar kedelapan di Amerika. Dengan mengajukan perlindungan Bab 11, gereja mengatakan akan meminta pengadilan kebangkrutan untuk menangguhkan semua kasus yang tertunda hingga dapat diselesaikan bersama.

Baca Juga :   Wow, Ini Dia 5 Bocah Paling Tajir di Dunia

Menurut pimpinan keuskupan itu, cara ini akan lebih adil. Namun para penyintas pelecehan seksual yang menjadi korban para pastor gereja Katolik mengatakan langkah itu akan membatasi kapabilitas mereka untuk mendapatkan kebenaran.

Jeff Anderson, pengacara yang mewakili orang-orang yang mengatakan telah dilecehkan oleh pastur di Rockville Centre Diocese, mengecam pengajuan kebangkrutan itu sebagai “langkah strategis, pengecut dan sepenuhnya demi diri sendiri.”

The Rockville Centre Diocese memulai program kompensasi bagi para korban serangan seksual pada 2017. Keuskupan itu mengatakan telah membayar lebih dari USD62 juta kepada sekitar 350 individu.

Undang-undang New York memberi orang-orang kesempatan hingga Agustus 2021 untuk mengajukan gugatan terhadap tuduhan yang sudah disampaikan sejak lama. Tiga keuskupan di negara bagian itu yang juga mengajukan kebangkrutan dalam 13 bulan terakhir adalah Syracuse, Rochester, dan Buffalo.

Menurut situs BishopAccountability.org, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berkantor di Manchester yang melacak tuduhan-tuduhan pelecehan seksual di dalam gereja, sejak 2004 ada sedikitnya 20 keuskupan Katolik telah mengajukan kebangkrutan. (*/dka)

Baca Juga :   India Kaji Putus Hubungan dari China