Kecelakaan Tambang Batubara di China Tewaskan 23 Orang

oleh -34 views

Kabarsiana.com, CHONGQING – Dua puluh tiga orang tewas setelah terperangkap di sebuah tambang di Chongqing, China barat daya, demikian dilaporkan kantor berita Xinhua. Ini adalah kecelakaan kedua di kawasan itu hanya dalam waktu dua bulan.

Xinhua melaporkan, korban tewas termasuk di antara 24 orang yang terperangkap di bawah tanah oleh tingkat gas karbon monoksida yang berlebihan di tambang batubara Diaoshuidong. Satu korban selamat dievakuasi, setelah lebih dari 30 jam upaya pencarian dan penyelamatan.

Insiden itu terjadi pada Jumat (4/12) sekira pukul 5 sore waktu setempat di tambang yang telah ditutup selama lebih dari dua bulan. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan terhadap insiden ini.

Menurut pernyataan yang diterbitkan pada Minggu (6/12) Kementerian Manajemen Darurat China memerintahkan otoritas lokal “dengan tegas mengambil tindakan untuk secara efektif menghentikan kecelakaan besar di tambang batu bara”.

Pejabat dari Dewan Negara juga mendesak Pemerintah Chongqing untuk meluncurkan pemeriksaan produksi yang aman dan komprehensif di semua tambang batu bara, dan menghilangkan kapasitas produksi yang ketinggalan jaman dengan cara yang tertib dan aman, kata pernyataan itu sebagaimana dilansir Reuters.

Baca Juga :   Jubir Kemenlu China Klaim Militer AS Bawa Virus Korona ke Wuhan

Tambang China termasuk yang paling mematikan di dunia, dengan 16 kematian dilaporkan pada akhir September setelah kadar karbon monoksida yang tinggi menjebak penambang di tambang batu bara Songzao di Chongqing.

Diaoshuidong, dibangun pada 1975 dan dijalankan sejak 1998 sebagai perusahaan swasta, adalah tambang gas tinggi dengan kapasitas tahunan 120.000 ton batubara, kata Xinhua.

Pada 2013, tiga orang tewas dan dua lainnya cedera dalam insiden keracunan hidrogen sulfida di tambang, tambahnya. (*/dka)