Kapal Karam Tewaskan 74 Migran di Lepas Pantai Libya

oleh -20 views

Kabarsiana.com, TRIPOLI – Setidaknya 74 migran tewas setelah kapal yang membawa mereka karam di lepas pantai Libya. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan, 47 orang berhasil diselamatkan tim penyelamat dan dibawa ke pantai.

IOM mengatakan itu terjadi di lepas pantai Khums di Libya pada Kamis (12/11). Kapal itu dilaporkan membawa lebih dari 120 orang, di antaranya wanita dan anak-anak. Penjaga pantai dan nelayan membawa mereka yang selamat ke pantai.

IOM mencatat setidaknya ada sembilan bangkai kapal migran di Mediterania tengah sejak 1 Oktober. Libya telah menjadi titik transit utama bagi para migran dari banyak negara yang mencoba mencapai Eropa melalui Mediterania.

IOM mengatakan setidaknya 900 orang telah tenggelam di rute ini sepanjang 2020, dengan 11.000 lainnya kembali ke Libya, di mana dikatakan mereka menghadapi penahanan dan pelecehan.

Lima migran tewas pada Rabu (11/11) dan 100 orang diselamatkan ketika perahu mereka terbalik di kota pesisir Sabratha di Libya, tidak jauh dari pulau Lampedusa, Italia.

Baca Juga :   Perang Ancam China dan India

Migran juga tewas saat mencoba mencapai Kepulauan Canary Spanyol dari pantai Afrika Barat. Sekira 140 orang tenggelam bulan lalu di lepas pantai Senegal ketika kapal mereka terbakar dan terbalik.

“Meningkatnya korban jiwa di Mediterania adalah manifestasi dari ketidakmampuan negara-negara untuk mengambil tindakan tegas untuk mengerahkan kembali yang sangat dibutuhkan, kemampuan pencarian dan penyelamatan yang berdedikasi di penyeberangan laut paling mematikan di dunia,” kata Federico Soda, kepala misi IOM Libya sebagaimana dilansir BBC.

IOM tidak percaya Libya adalah titik kembali yang aman bagi para migran yang diselamatkan di laut, karena khawatir mereka menghadapi pelanggaran hak asasi manusia, perdagangan manusia dan eksploitasi.

“Ribuan orang yang rentan terus membayar harga untuk kelambanan baik di laut maupun di darat,” kata Soda. (*/dka)