Jembatan Cinta, Ikon Pulau Tidung yang Diburu Jomblo

oleh -45 views

JEMBATAN CINTA yang menjadi ikon Pulau Tidung menjadi salah satu daya tarik wisata di jajaran Pulau Seribu. Selain keindahan pemandangan disekitarnya, cukup banyak aktivitas yang dapat dilakukan di Jembatan Cinta tersebut.

Awalnya Jembatan Cinta dibangun oleh pemerintah kelurahan Pulau Tidung sebagai sarana penghubung antara Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil. Tujuannya agar masyarakat maupun para wisatawan dapat dengan mudah menjangkau Pulau Tidung Kecil tanpa harus menggunakan perahu.

Jembatan dengan panjang sekitar 800 meter ini pertama kali dibangun oleh pemerintah pada tahun 2005. Jembatan Cinta yang pertama kali dibangun adalah jembatan terapung menggunakan papan kayu disusun diatas drum yang mengambang di atas permukaan laut. Dengan bantuan tali, Jembatan Cinta ditarik lurus dari Pulau Tidung Besar hingga Pulau Tidung Kecil.

Namun jembatan ini tidak kuat menahan terjangan gelombang laut, hanya berkisar 8 bulan Jembatan Cinta pun lambat laun akhirnya rusak.

Melihat kebutuhan masyarakat dan antusias wisatawan, pada tahun 2008 akhirnya Jembatan Cinta dibangun ulang oleh pemerintah. Masih dengan menggunakan bahan dasar kayu, namun kali ini jembatan dibangun lebih kokoh dengan menanam tiang-tiang pancang dari kayu ke dasar laut untuk menopang badan jembatan.

Baca Juga :   Ketoprak, Kuliner Khas Cirebon yang Merakyat

Jembatan dibangun dengan track sedikit membelok ke arah kanan mengikuti dasar laut yang dangkal agar tidak terlalu dalam menanam pancang kedasar laut. Bertahan lebih lama dari jembatan yang di bangun sebelum nya namun Jembatan Cinta tidak mampu bertahan dan kembali mengalami kerusakan.

Pada 2010 Jembatan Cinta kembali direnovasi, kali ini tiang pancang yang ditanam ke dasar laut terbuat dari beton yang kokoh, namun lantai jembatan masih terbuat dari kayu. Lalu pada tahun 2012 Jembatan Cinta kembali di renovasi dengan membangun lantai jembatan berbahan beton.

Sampai dengan saat ini Jembatan Cinta terus menerus di percantik agar terlihat lebih indah. Pengecatan ulang, renovasi lantai, pemasangan lampu, dan lain-lain terus dilakukan untuk menjaga keindahan dan kekuatan Jembatan CInta yang terbukti memang mampu menambah minat wisatawan berkunjung ke Pulau Tidung.

Selain sebagai penghubung antara dua Pulau Tidung, Jembatan Cinta ramai dikunjungi orang karena keunikan serta berbagai aktivitas disekitar jembatan yang disenangi wisatawan.

Keunikan yang ada pada Jembatan Cinta yaitu, mencoba keberuntungan agar dipertemukan dengan jodoh atau pasangan. Cara nya adalah dengan melompat terjun bebas dari atas Jembatan Cinta. Bagi mereka yang berani melakukan lompatan dari atas jembatan, di percaya akan menemukan pasangan bahkan jodoh tak lama lagi. Bisa saja pada saat sedang liburan, ata mungkin setelah selesai melaksanakan liburan di Pulau Tidung. Mengenai kebenaran cerita atau anggapan ini tentunya silahkan anda sendiri yang menyimpulkan.

Baca Juga :   Pesona Baru Danau Biru

Cerita di atas, menurut informasi yang beredar luas, bermula dari pertemuan antara seorang pria dan wanita yang identitasnya masih menjadi misteri. Mereka pun saling jatuh cinta dan menjadikan jembatan kayu yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung kecil sebagai tempat memadu kasih.

Mereka menyapa matahari terbit, berpegangan tangan dan melewati jembatan dari awal hingga akhir. Akhirnya merekapun menikah dan hidup bahagia. Jembatan yang telah menjadi saksi cinta sejati mereka dikenal dengan sebutan Jembatan Cinta.

Sekarang, kawasan Jembatan Cinta menjadi lokasi yang paling ramai dikunjungi para wisatawan yang sedang liburan di Pulau Tidung. Hal ini wajar karena cukup banyak aktivitas santai maupun yang memacu adrenalin dapat dilakukan di lokasi ini. Beberapa aktivitas wisata di sekitar Jembatan Cinta antara lain : Terjun bebas dan berenang di tepi Jembatan Cinta, menyaksikan sunset dan sunrise, mencoba keseruan aktivitas water sport, snorkeling santai, wisata kuliner pinggir pantai danĀ  berburu photo-photo keren.

Lokasi Jembatan Cinta berjarak kurang lebih 1,5 – 2 Kilometer dari area pemukiman masyarakat di Pulau Tidung Besar yang juga merupakan area penginapan homestay tempat bermalam para wisatawan. Untuk menuju ke lokasi ini kita sebaik nya menggunakan sepeda yang banyak disewakan di Pulau Tidung. Arahkan perjalanan ke arah Timur Pulau Tidung hingga keujung Pulau Tidung Besar kita akan bertemu dengan Ikon Pulau Tidung Jembatan Cinta. ***

Baca Juga :   Air Terjun Kapalo Banda, Surga Tersembunyi di Pedalaman Solok