Hilang Saat Menjaring Udang, Warga Mentawai Ditemukan Meninggal

oleh -15 views

Kabarsiana.com, TUA PEJAT – Korban yang hilang bernama Rolasta Sabelau (34) di Pulau Siruso, Desa Taikako, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat ditemukan sudah meninggal dunia sekira pukul 08.55 WIB oleh Tim SAR Gabungan.

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi mengatakan, meninggalnya Rolasta Sabelau ini akibat kecelakaan di laut saat menjaring udang lobster di sekitar Pulau Siruso pada Kamis (29/10) lalu.

“Kemungkinan waktu melihat jaring udang lobster tersebut korban dihantam gelombang besar,” ujarnya, Sabtu (31/10).

Sebelum dibawa ke rumah duka, korban diotopsi luar oleh dokter Puskesmas Sikakap, setelah itu baru diangkut ke rumah duka dengan mobil ambulan Puskesmas Sikakap.

Sementara Kasiops Basarnas Mentawai, Hendri mengatakan, korban ditemukan sekira pukul 08.55 WIB di dekat lampu mercusuar Pulau Siruso.

“Korban ini menghilang saat menjaring udang lobster. Korban baru ditemukan oleh Tim Gabungan terdiri dari Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai, TNI-POLRI, dan Masyarakat yang ikut mencari di koordinat 2 derajat 46. 016’S.100’13.371’E,” ucapnya.

Kehilangan Rolasta ini berawal korban pergi kemarin bersama empat temannya Sudirman (45), Harianto (38), Junner (20), dan Hibur (38) ke Pulau Siruso pada Selasa (27/10/2020) sekira pukul 10.00 WIB di Pulau Siruso dengan menggunakan perahu mesin tempel 15 PK.

Baca Juga :   Walikota Kampanyekan Semangat #BataMiliKita

Sampai di Pulau Siruso pukul 10.30 WIB, kelima orang ini langsung menyiapkan jaring untuk menangkap udang lobster. Pada pukul 12.00 WIB kelima orang ini langsung berpencar untuk memasang jaring udang lobster, jaring tersebut dipasang dekat yang banyak terumbu karang di perairan Pulau Siruso bagian barat, setelah jaring terpasang sekira pukul 15.30 WIB kelimanya pulang ke pondok di pulau tersebut.

Pada Kamis kemarin (29/10) pukul 13.00 WIB saat pasang air laut surut kelima orang ini pergi untuk melihat jaringnya masing-masing. Setelah empat temannya itu kembali ke pondok pada pukul 16.00 WIB, ternyata Rolasta tidak kembali. Setelah menunggu beberapa lama keempat teman korban ini langsung mencarinya sampai pukul 18.30 WIB karena korban tidak ditemukan akhirnya keempat teman Rolasta Sabelau pulang ke Dusun Sikautek untuk memberi kabar kepada kepala dusun.

Mendapat laporan tersebut, pada pukul 20.00 WIB malam tadi beberapa orang warga Dusun Sikautek dengan menggunakan empat perahu mesin langsung pergi mencari korban sampai pukul 03.00 WIB dini hari, tapi tidak mendapatkan hasil. Pencarian dilanjutkan keesokan harinya pada pukul 06.00 WIB. Setelah tim SAR gabungan turun ke lokasi kemarin sore namun tidak membuahkan hasil, baru pada hari ini korban ditemukan sudah meninggal dunia. (*/zai)