Ditetapkan Tersangka, Begini Modus RA Peroleh Premium di SPBU Pariaman

oleh -54 views
I

PARIAMAN (BM)– Setelah melalui penyidikan maraton, Polres Kota Pariaman akhirnya menetapkan RA (34) warga Agam, sebagai tersangka kasus tindak pidana pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium tanpa izin.

Sebagaimana diketahui, pelaku menggunakan tangki mobil yang sudah dimodifikasi untuk melancarkan aksinya.

“Pelaku telah kami tetapkan sebagai tersangka, namun belum dilakukan penahanan,” kata Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan di Pariaman, Sabtu.

Ia mengatakan penetapan tersangka tersebut merujuk pada pasal 53 huruf B dan C Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman kurungan penjara di bawah lima tahun.

Sebelum menetapkan RA sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pengangkutan dan niaga BBM jenis premium tanpa izin tersebut, pihak kepolisian terlebih dahulu memeriksa pengawas dan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14255512 Kampung Pondok.

Selain itu, aparat kepolisian setempat juga telah memanggil pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Baca Juga :   Usai Disemprot Disinfektan, Warga di Gorontalo Meninggal Dunia

“Berdasarkan keterangan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman, SPBU 14255512 Kampung Pondok telah menerima surat teguran sebanyak dua kali yaitu pada 2017 dan 2018,” katanya.

Ia menambahkan setelah penetapan tersangka RA, pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut.

Diwartakan antarasumbar.com, barang bukti yang turut diamankan petugas antara lain satu unit mobil Avanza dengan nomor polisi BA 1466 TA, tangki modifikasi berisikan BBM jenis premium sekitar 90 liter.

Kemudian 14 jeriken kosong ukuran 35 liter, satu unit mesin pompa BBM jenis premium merek Tokheim lengkap dengan satu buah nozel. (*)

 

Laporan: Rhoby Hendra