Demo Ricuh di Bandung, 10 Orang Ditangkap

oleh -14 views

Kabarsiana.com, BANDUNG – Sedikitnya 10 orang ditangkap polisi usai demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja berakhir ricuh di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Selasa (6/10). Mereka saat ini diperiksa oleh jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung.

“Ya, ada 10 orang yang kita amankan,” kata Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya, Selasa (6/10) malam.

Menurut Ulung, ke-10 orang yang ditangkap oleh jajaran Tim Prabu dan Satreskrim Polrestabes Bandung akan diperiksa polisi terkait keterlibatan mereka dalam aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

“Kita akan lakukan pemeriksaan terhadap mereka dan dari kelompok mana mereka berasal,” tuturnya.

Dalam demonstrasi tersebut, Ulung mengatakan bahwa massa melempari Gedung DPRD Jabar dengan batu dan merusak sebuah mobil polisi.

“Untuk mobil polisi nanti kita perbaiki. Yang penting massa sudah bisa kita kendalikan dan mereka bubar,” ujarnya.

Aksi tolak Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) berlangsung hingga malam ini di kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/10).

Baca Juga :   Korban Virus Corona Tembus 100.000 Kasus

Polisi yang melakukan pengamanan pun berusaha membubarkan massa aksi. Dalam upaya pembubaran itu, polisi melepas tembakan peringatan ke udara dan gas air mata. (*/hyg/pmg)