Deklarasi Kemenangan Trump Ditolak Mayoritas Warga AS

oleh -26 views

Kabarsiana.com, WASHINGTON – Mayoritas rakyat Amerika Serikat (AS), yang merupakan representasi dari Partai Republik dan Partai Demokrat, tidak menerima deklarasi kemenangan prematur Presiden Donald Trump dalam Pemilu tahun ini. Mereka bersedia menunggu semua suara dihitung sebelum memutuskan siapa yang menang. Hal itu terungkap dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis Kamis (5/11).

Survei pada 4 dan 5 November itu juga menunjukkan publik sebagian besar mengesampingkan penilaian Trump tentang adanya kecurangan dalam Pemilu.
Trump mengumumkan kemenangan sebelum waktunya dalam pidato pagi yang bertele-tele yang salah membaca penghitungan suara di seluruh negeri.

Menurut jajak pendapat tersebut, hanya sedikit warga AS yang setuju dengan pandangan Trump tentang Pemilu yaitu 16% warga AS, termasuk 7% dari Demokrat dan 30% dari Republik, menerima deklarasi kemenangan Trump. Sebanyak 84% lainnya, termasuk 93% dari Demokrat dan 70% dari Republiken, mengatakan para kandidat calon presiden tidak boleh mengumumkan kemenangan sampai semua suara dihitung.

Dua pertiga warga AS mengatakan mereka meyakini pejabat pemilihan lokal bekerja dengan jujur. Sebanyak 83% setuju bahwa “Demokrasi kita dapat bertahan menunggu sampai semua suara dihitung untuk mengetahui siapa yang memenangkan pemilihan”,

Baca Juga :   Polda Kepri Berikan Bantuan dan Bhakti Kesehatan Terhadap Korban Puting Beliung di Pulau Pecong

Jajak pendapat Reuters/Ipsos dilakukan secara daring, dalam bahasa Inggris, di seluruh AS. Jajak pendapat itu mengumpulkan pendapat dari 1.115 orang dewasa AS, termasuk 524 Demokrat dan 417 Republik, dan memiliki interval kredibilitas, ukuran presisi, sekitar 6 poin persentase. (*/ant/mic)