Brownies Tempe, Kuliner Unik Khas Banyumas

oleh -21 views

JIKA Anda bepergian ke Banyumas, Jawa Tengah, di sana terdapat kuliner unik dengan perpaduan brownies dan tempe mendoan. Perpaduan dua makanan berbahan dasar cokelat dengan rasa manis dan kedelai dengan rasa gurih ini ternyata menghasilkan cita rasa yang lezat.

Paduan brownies dan tempe mendoan tersebut dapat diolah menjadi bronte atau brownies tempe dan cookies tempe. Bahan utama untuk membuat brownies dan cookies tempe ini adalah cokelat, tepung mocaf, telur, margarin, serta gula, seperti bahan brownies dan cookies pada umumnya.

Cara membuatnya pun serupa, hanya saja campuran tempe mendoan diiris tipis-tipis kemudian digoreng hingga kering dan digiling. Lalu tempe mendoan juga dijadikan sebagai topping kering pada brownies dan cookies tersebut.

Kuliner unik ini merupakan hasil kreasi Irma Kusmayanti, di mana Anda dapat menemukannya di Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Jawa Tengah. Irma mengungkapkan bahwa ide awal kuliner ini karena rasa keinginannya menciptakan kuliner kekinian yang bahan dasarnya adalah dari tempe mendoan Banyumas.

Baca Juga :   Lamang Tapai, Melegenda dari Ranah Hingga Rantau

“Awalnya karena adanya tren kuliner kekinian, waktu awal tuh saya pikir saya produksi apa ya gitu dan karena saya juga tinggal di Banyumas ya tinggal di Purwokerto, saya kepingin yang nantinya itu jadi buah bibir seperti mendoan. Jadi saya pikir, kalau mendoan dibikin kue gimana ya gitu, akhirnya saya pilihlah saya kombinasikan mendoan, tempenya itu saya proses menjadi brownies tempe,” ungkapnya.

Perempuan berusia 42 tahun ini telah memulai usaha kuliner unik ini sejak pertengahan 2019 lalu, meski produk baru omset penjualan saat itu mencapai Rp15-20 juta per bulan. Untuk brownies tempe ia mengemasnya dalam satu ukuran kemasan, sedangkan untuk cookies tempe dalam 2 kemasan berukuran 90 gram dan 130 gram.

Dalam pembuatan brownies dan cookies tempe ini, Irma menggunakan perbandingan tempe sama tepungnya dibagi menjadi dua, kuliner yang dibuatnya ini pun kaya akan serat.

“Kalau misalnya ini juga pakai mocaf jadi dia itu kaya serat ya, ada serat dari mocafnya juga, juga ada serat dari tempenya juga. Perbandingan tempe sama tepungnya itu saya bagi dua, karena memang kan bahan tambahan itu enggak bisa sampai 50 persen,” tuturnya.

Baca Juga :   Pertunjukan "Tambo di Ulu Monsun" di Candi Padang Roco, Dharmasraya

Brownies dan cookies tempe buatan Irma ini memiliki cita rasa yang khas, selain terasa manis dari cokelat, ada juga rasa gurih dari tempe mendoan, terlebih lagi dipadu dengan taburan topping kering berbahan dasar tempe mendoan.

“Brownies tempe di sini rasanya enak, untuk cokelatnya pas, tempenya terasa, manisnya juga oke. Khas tempe dan khas Banyumas. Ini adalah paduan yang pas, tempe ini kan terkesan gurih ya, kemudian browniesnya ini manis, ini jadi sensasi rasa yang luar biasa,” ujar Ambarsari, salah seorang pelanggan.

Jika penasaran dengan rasa brownies dan cookies tempe buatan Irma, bisa dipesan secara online. Untuk brownies tempe dibanderol seharga Rp48.000, sedangkan untuk cookies kemasan 90 gram senilai Rp20.000 dan kemasan 130 gram seharga Rp28.000. (****/put)