Banjir Berpotensi Genangi 76 Kecamatan di Sumatera Selatan

oleh -22 views

Kabarsiana.com, PALEMBANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini terkait dengan potensi banjir di 76 kecamatan di Sumatera Selatan pada November 2020. Potensi ini seiring dengan meningkatnya curah hujan di daerah itu.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Kenten Palembang Nandang Pangaribowo di Palembang, Sabtu (30/10), mengatakan kecamatan berpotensi banjir tersebut mayoritas berada di Sumsel bagian barat yang memiliki potensi curah hujan tinggi.

“Peningkatan curah hujan ini bukan pengaruh langsung La Nina, seperti di Indonesia bagian tengah dan timur, namun dari dinamika belokan masa udara dari sebelah barat Sumbar sampai Lampung,” ujarnya.

Dia mengatakan musim hujan 2020 diprediksi lebih basah dibandingkan dengan musim hujan 2019, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan, khususnya wilayah langganan banjir. Berdasarkan model prakiraan probebalistik, umumnya wilayah Sumsel diprakirakan mendapat curah hujan lebih dari 200 mm dengan peluang lebih dari 80 persen.

Data Stasiun Klimatologi Palembang mencatat 76 kecamatan berpotensi banjir tersebut, meliputi Kabupaten Empat Lawang, Lahat, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Banyuasin, Palembang, Prabumulih, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, dan Penukal Abab Lematang Ilir.

Baca Juga :   Sepanjang 2020, Telah Terjadi 1.549 Bencana Alam di Indonesia

Tiga kecamatan berpotensi banjir kategori menengah ke tinggi, yakni Kecamatan Pendopo (Empat Lawang), Jarai (Lahat), dan Sungai Are (Ogan Komering Ulu Selatan), sedangkan 73 kecamatan lainnya berpotensi banjir kategori menengah, yakni di Kabupaten Banyuasin (Pulau Rimau, Rambutan, Rantau Bayur, Talang Kelapa, Banyuasin I), Kabupaten Empat Lawang (Tebing Tinggi).

Selain itu, 13 kecamatan di Kota Palembang (Gandus, IB II, IB I, IT II, IT I, Kalidoni, Kertapati, Plaju, Sako, SU II, SU II, Sematang Borang, Sukarame), dua kecamatan di Kabupaten Lahat (Pulau Pinang, Lahat), Kabupaten Muara Enim (Gelumbang, Gunung Megang, Muara Enim), Kota Prabumulih (Prabumulih Barat), Kabupaten Musi Banyuasin (Babat Toman, Lais), Musi Rawas (BTS Ulu, Muara Lakitan, STL Ulu Terawas).

Selain itu, Kabupaten Muratara (Rawas Ilir, Rawas Ulu, Rupit), Ogan Ilir (Indralaya, Kandis, Muara Kuang, Pemulutan, Pemulutan Selatan, Rantau Alai, Sungai Pinang), Kabupaten Ogan Komering Ilir (Air Sugihan, Cengal, Jejawi, Kayu Agung, Lempuing Jaya, Mesuji, Mesuji Raya, Pampangan, Pangkalan Lampam, Pedamaran, Pedamaran Timur, SP Padang, Sungai Menang, Tanjung Lubuk, Teluk Gelam, Tulung Selapan).

Baca Juga :   64.587 Jiwa Meninggal Akibat Corona di Seluruh Dunia

Selain itu, Kabupaten Ogan Komering Ulu (Baturaja Barat, Baturaja Timur, Muara Jaya, Pengadonan, Peninjauan, Ulu Ogan), Ogan Komering Ulu Selatan (Banding Agung, Buana Pemaca, Buay Rawan, Buay Sandangaji, Muara Dua, Simpang), Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (Buay Pemuka Peliung, Bunga Mayang, Cempaka, Martapura) dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Talang Ubi). (*/rol)