Anggota DPR RI Idris Laena Tampung Sejumlah Aspirasi Warga Kari Kuansing

oleh -34 views
Anggota DPR RI H. Idris Laena foto bersama pada acara sosialisasi 4 pilar di Kenegerian Kari, Kuansing. foto : ardya

KUANSING, (BM) – Ketua Lembaga Musyawarah Masyarakat Adat Kenegerian Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Yulizar menyampaikan sejumlah aspirasi kepada anggota DPR RI Ir H Idris Laena saat melakukan sosialisasi 4 pilar kebanggsaan, di lapangan sepakbola Kenegerian Kari, Selasa (6/11) lalu.

“Kami di Kari ada jembatan penyeberangan Sungai Kuantan. Menghubungkan Desa Pintu Gobang Kari dengan Bandar Alai. Jembatan ini kami harap diperbaiki. Kalau bisa kami mohon ditukar dengan permanen,” kata Yulizar dihadapan ratusan masyarakat Kari.

Selanjutnya, di Kari katanya, ada obyek wisata Danau Koto Kari yang saat ini dikelolah oleh pemerintaham desa. “Sampai sekarang belum dibenahi,” ujarnya.

Ketiga, Yulizar mengusulkan supaya jalan sepanjang 3 kilometer di arena pacu jalur Kari diaspal. “Kami minta jalan itu diaspal. Karena ini adalah jalan di arena pacu jalur kecamatan,” pintanya lagi.

Sosialisasi 4 pilar diharapkan masyarakat memahami pilar kebangsaan. Seperti tentang Pancasila, UUD 1945. NKRI. Dan Bhineka Tunggal Ika. Di Kari, sosialisasi ini diisi dengan pagelaran seni berupa randai, dendang dan rarak calempong yang dibuka langsung Idris Laena.

Baca Juga :   Gus Sholah Dimakamkan di Tebu Ireng, Jombang

Turut menyaksikan, Kabiro Adm Kepegawaian MPR RI, Suryani. Dan anggota DPRD Kuansing Raden, tokoh masyarakat Seprion dan Setyadi Yendra.

“Aspirasi yang disampaikan ini akan kami perjuangkan di pemerintah pusat,” demikian tanggapan anggota DPR/MPR RI, Idris Laena.

Ia memuji keragaman seni dan budaya di Kuansing. Karena itu, sosialisasi empat pilar kebangsaan ini ditampilkan lewat kesenian-kesenian yang ada di negeri jalur.

“Kuansing punya kesenian yang membanggakan kita. Makanya, kita ingin menggambarkan betapa kayanya bangsa ini. Sehingga masyarakat memahami nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki,” ungkap Idris Leana yang putra asli Pulau Kijang, Inhil itu.(*).

laporan : ardya chaniago
editor : helmi piliang