7 Pemain Keturunan Siap Penuhi Slot Timnas U-19

oleh -30 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengaku sudah memegang 30 nama pemain keturunan yang diproyeksikan membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19. Dari 30 nama itu, Indra Sjafri menemukan tujuh nama pemain keturunan yang akan memperkuat pemain Timnas Indonesia U-19 di pemusatan latihan selanjutnya.

Dari tujuh nama itu, dua di antaranya sudah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia yakni Kelana Mahessa dan Luah Mahessa. Jumlahnya semakin banyak jika memasukkan dua nama lain yang sudah unjuk gigi bersama Timnas Indonesia U-19, yakni Jack Brown dan Elkan Baggott.

“Mengenai Pemain naturalisasi (keturunan) seperti yang beredar di media kami mendengar itu semua, karena memang pak Ketum (Mochamad Iriawan) memberikan arahan semua informasi diserap lebih dulu,” kata Indra Sjafri di sesi konferensi pers kehadiran Timnas Indonesia U-19 di Jakarta, Senin (2/11/).

“Ada 30 pemain yang kami lihat, bagaimana cara melihatnya, satu kami lihat CV-nya, yang kedua setelah CV oke kami lempar ke bagian legal PSSI apakah secara UU no 12 oke atau statuta FIFA memungkinkan, kalau itu memungkinkan kami lihat videonya,” lanjut Indra Sjafri.

“Setelah itu, kami diskusikan dengan Shin Tae-yong, maka muncul tujuh nama. Tujuh nama itu kami lempar ke pak Ketum, dan pak Ketum memberikan sinyal silakan melakukan pendekatan dari tujuh itu dua sudah datang dari Jerman (kelana dan Luah) yang mana berkualitas itu coach Shin Tae-yong yang menjelaskan apakah dia terpilih atau tidak,” ujar mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 tersebut.

Sekarang yang jadi pertanyaan, siapa saja pemain keturunan yang akan mengikuti pemusatan latihan lanjutan Timnas Indonesia U-19? Meski namanya sudah dipegang, namun pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong menutup rapat-rapat identitas pemain keturunan tersebut.

Baca Juga :   11,3 Juta Penduduk Bumi Terjangkit Covid-19

Meski begitu, ada tujuh nama pemain keturunan yang kemungkinan dipanggil dalam pemusatan latihan lanjutan Timnas Indonesia U-19. Mereka ialah Dayen Gentenaar (penjaga gawang), Jayden Houtriet (gelandang), Joseph Simatupang (fullback kanan), Luca Everink (fullback kanan), Gilles Joannes (gelandang), Noah Gesser (penyerang) dan Ivan Jenner (gelandang).

Berikut 7 pemain keturunan yang dapat membela Timnas Indonesia U-19:

7. Dayen Gentenaar (Penjaga Gawang)

Nama pertama adalah Dayen Gentenaar yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 18 Juni 2001. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ayah, yang ternyata merupakan mantan kiper Ajax Amsterdam yakni Dennis Gentennar.

Mengikuti jejak sang ayah, Dayen Gentenaar mulai menggemar dunia sepakbola sejak usia tiga tahun. Ia pun langsung bergabung dengan tim asal daerah kelahirannya, SV Blauw Wit untuk memperkuat bakatnya dalam mengolah kulit bundar.

Akan tetapi, Dayen Gentenaar tidak bermain di posisi penjaga gawang pada masa kecilnya. Ia bermain di posisi striker hingga kemudian beralih posisi sebagai kiper pada usia 11 tahun. Ia kemudian melanjutkan posisinya sebagai kiper hingga saat ini.

Sayangnya, kiprah Dayen di Belanda tidak berlanjut. Ia kemudian hijrah ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab untuk mengikuti pekerjaan sang ayah. Akan etapi, Dayen juga masih melanjutkan karier sebagai pesepakbola dengan bergabung bersama Al-Wahda FC U-23.

6. Jayden Houtriet (Gelandang)

Kemudian ada nama Jayden Jayden Houtriet. Jayden sendiri merupakan pemain kelahiran Belanda, 27 Maret 2002. Ia saat ini bermain untuk tim U-21 Vitesse yang berkompetisi di Liga Belanda Junior atau U-21 Div. 2 Fall. Salah satu keunggulan Jayden adalah postur tubuh yang tinggi sebagai gelandang.

Baca Juga :   Indogrosir jadi Klaster Baru Penularan Covid-19

Jayden memiliki tinggi badan 189 sentimeter dan kerap ditugaskan untuk menjaga kedalaman serta memutus alur serangan lawan. Postur tubuh yang mumpuni membuatnya kuat dalam menghalau umpan-umpan panjang para pemain lawan.]

5. Joseph Simatupang (Fullback Kanan/Bek Tengah)

Selanjutnya Joseph Simatupang. Joseph yang bermain sebagai bek kanan, bermain bersama Blackburn U-18 pada musim 2020-2021. Pemain keturunan Indonesia itu sudah enam kali tampil di Liga Inggris U-18 musim ini dengan torehan satu assist.

Jika Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, mencari sosok untuk memperkukuh pertahanan, Joseph mungkin adalah jawabannya. Joseph layak dicoba bukan hanya karena pemain keturunan, melainkan kemampuannya mengolah si kulit bundar.

Lagi pula, pertahanan Timnas Indonesia U-19 pun tidak terlalu kukuh ketika melakukan pemusatan latihian di Kroasia. Timnas Indonesia U-19 kebobolan 17 gol dalam 11 pertandingan. Keberadaan Joseph bisa menambal lubang di pertahanan Timnas Indonesia U-19.

4. Luca Everink (Fullback Kanan)

Selanjutnya ada nama Luca Everink. Luca memiliki darah Indonesia dari sang ayah. Peluang dia untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 cukup lebar sebab hingga saat ini tercatat belum memperkuat Tim Nasional Belanda.

Musim ini, Luca bermain di kompetisi Liga Belanda Junior atau yang bernama U-21 Div. 1 Fall. Ia bahkan jadi salah satu dari 5 pemain muda yang juga sudah diberi kontrak profesional oleh klub asal Belanda itu pada pertengahan Mei 2020.

Pemain berusia 19 tahun tersebut memulai kiprah sepak bolanya sejak belia. Luca sudah mengenal dunia si kulit bundar dari umur 5 tahun. Kala itu, ia tergabung bersama klub yang berasal dari desa kecil di Belanda, DSC Diepenveen.

Baca Juga :   PSG Tak Berdaya di Markas Leipzig

3. Gilles Joanes (Gelandang)

Bagaimana dengan Gilles Joanes? Gilles adalah pesepak bola keturunan Indonesia-Belanda yang saat ini aktif merumput bersama NAC Breda U-18.

Pemain kelahiran 7 Maret 2003 itu diketahui bermain di posisi gelandang. Klub yang diperkuat Gilles saat ini berkompetisi di Liga Belanda Junior atau yang bernama U-18 Div. 2 Fall. Memiliki postur tubuh yang mumpuni, Gilles merupakan gelandang jangkar yang memiliki keunggulan dalam hal duel udara. Ia juga terbiasa bermain menjaga kedalaman dan mengatur tempo permainan.

Dengan kelebihan yang dimiliki, bukan tak mungkin Shin Tae-yong akan memanggilnya untuk mengisi lini tengah skuad Garuda Nusantara. Kehadiran Gilles diyakini bisa menjadi jawaban dari kekurangan pemain area tengah yang sempat disampaikan pelatih 50 tahun itu.

2. Noah Gesser (Penyerang)

Sementara Noah Gesser, ia adalah pemain muda yang saat ini membela Ajax Amsterdam U-16. Ini tentu bisa menjadi harapan besar untuk Timnas Indonesia, apalagi memiliki pemain yang meniti karier di klub sebesar Ajax.

Pemain keturunan Indonesia-Belanda ini juga tampil gemilang bersama Ajax U-16. Saat ini, sang striker tengah tercatat sebagai top skor untuk Ajax U-16 dengan koleksi 11 gol. Tentu, ia bisa menjadi andalan lini depan Timnas Indonesia.

1. Ivan Jenner (Gelandang)

Terakhir ada Ivan Jenner. Pemain yang memiliki darah Jawa dari sang ayah ini tengah memperkuat klub asal Belanda yakni FC Utrecht. Pemain ini cukup menjanjikan karena beberapa kali dipercaya menjadi kapten untuk tim junior FC Utrecht.

Ivan Jenner saat ini berusia 15 tahun. Walaupun muda, tetapi Ivan Jenner layak dipertimbangkan karena ia memiliki pengalaman mumpuni bersama Utrecht, klub yang tampil di divisi teratas Liga Belanda. (*/fmh)