40 Orang di Gedung Parlemen Terpapar Covid-19

oleh -23 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Sebanyak 18 anggota DPR terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19). Sejumlah fraksi di DPR, sudah melaporkan kasus positif ke Satgas Covid-19 Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR. Namun ada dua fraksi yang tidak melapor sehingga kasusnya ditulis nol. Sehingga, angka 18 itu berdasarkan laporan ke Satgas DPR saja.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar menjelaskan, 18 anggota DPR itu tengah menjalani karantina mandiri. Dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit (RS).

“Saya lebih tepat mengatakan (18 anggota DPR) masih dalam proses karantina mandiri,” kata Indra kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/10).

Menurutnya, terdapat 40 orang positif Covid-19, terdiri dari 18 anggota DPR, 22 orang dari tenaga ahli (TA) dan sisanya dari staf ahli, pegawai dan cleaning service tercatat di waktu yang berbeda. Dan kasusnya pun diketahui karena ada yang satu keluarga terkonfirmasi positif. Seperti misalnya, 22 orang yang bekerja di DPR itu tetapi, keluarganya tidak masuk dalam data di Setjen DPR.

Baca Juga :   Mitsubishi Garap Proyek Jet Tempur Siluman

“Saya tanggalnya tidak ingat persis tapi itu (kasus terkonfirmasi positif) sekitar mulai 3 minggu lalu ya,” terangnya.

Di sisi lain, dia mengaku tidak mengetahui sumber penyebaran dan dari klaster mana mereka tertular. Karena, di keluarga dari pihak-pihak yang bekerja di DPR ini memiliki kegiatan lain, seperti misalnya bersekolah atau melakukan aktivitas lainnya. Terlebih dari anggota DPR, dia tidak bisa mengetahui dari mana mereka tertular.
Ada anggota yang juga tidak mau didata dia menyebut positif itu tapi enggak mau (didata),” ungkap Indra.

Bahkan, Indra menambahkan, ada juga anggota DPR yang tidak mau terbuka saat hendak dilakukan tracing. Ada juga 2 fraksi yang enggan melaporkan kasus positif kepada Setjen DPR, sehingga ditulis nol kasus. “Ada 2 fraksi yang tidak, bukan ada, tapi tidak mau melaporkan. Jadi kita tulis nol,” bebernya.

Namun demikian, Indra enggan memberitahukan fraksi apa saja karena, hal itu tidak boleh dibocorkan ke publik. “Saya nggak usah ini (sebutkan fraksinya), karena nggak boleh umumkan,” tandasnya. (*/fmi)