PSG Juara Piala Liga Prancis Lewat Adu Penalti

oleh -1 views

Kabarsiana.com, PARIS  – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menjuarai Piala Liga Prancis musim 2019-2020 usai mengalahkan Olympique Lyon lewat babak penalti. Duel sengit terjadi pada laga final Piala Liga Prancis yang mempertemukan PSG dan Olympique Lyon, Jumat (31/7).

Kedua kubu sama-sama ngotot di sepanjang laga, alhasil skor kacamata pun bertahan hingga waktu normal berakhir. Dengan demikian, laga harus dilanjut ke babak tambahan untuk mencari siapa juaranya.

Meski diberi 30 menit ekstra, PSG dan Lyon masih tak bisa mencetak gol sehingga membuat laga harus ditentukan melalui babak adu penalti. PSG pun berhasil memenangi adu penalti dengan skor 6-5.

Kiper mereka, Keylor Navas, berhasil menepis satu tendangan yang membuat Les Parisiens keluar sebagai kampiun Piala Liga Prancis. PSG langsung mengambil inisiatif untuk menekan Lyon sejak wasit Jerome Bisard memulai pertandingan.

Hal tersebut dapat dilihat dari dua peluang yang mereka ciptakan saat laga belum memasuki menit ke-10. Kedua peluang tersebut dibuat oleh megabintang PSG, Neymar.

Pertama pada menit ke-5, Neymar yang melihat ruang tembak cukup terbuka langsung melepaskan tembakan keras ke arah kanan bawah gawang menggunakan kaki kanan dari luar kotak penalti.
Akan tetapi, usaha Neymar itu masih belum berbuah gol untuk PSG karena masih dapat diamankan kiper Lyon, Anthony Lopes.

Baca Juga :   349 Warga Pekanbaru Terjangkit DBD

Tiga menit kemudian, Neymar kembali menyebar ancaman untuk Lyon dengan skema yang sama seperti peluang sebelumnya, tetapi kali ini sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti melebar sedikit di sisi kanan gawang.
Meski tertekan di awal, bukan berarti Lyon tidak memberikan perlawanan sama sekali.

Tim besutan Rudi Garcia itu beberapa kali membuat peluang pada babak pertama. Akan tetapi, dari sekian peluang yang tercipta tak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh pemain Lyon.

Hal serupa juga dialami kubu PSG. Mereka berulang kali menyerang gawang Lyon, namun tak ada hasil. Dengan demikian kedua kubu pun nihil gol ketika turun minum.

Pada babak kedua, PSG kembali meneruskan upaya untuk memecah kebuntuan. Hasilnya, pasukan Thomas Tuchel itu membuat beberapa peluang berbahaya, salah satunya yang dibuat Neymar lagi pada menit ke-50 melalui situasi tendangan bebas.

Sepakan kaki kanan Neymar yang mengarah ke sisi kiri membuat Lopes sedikit kelabakan, namun kiper asal Portugal itu masih bisa mengamankan bola dengan menangkapnya.

Baca Juga :   Sungai Mandau Siak Raih Predikat Kecamatan Terbaik se-Provinsi Riau

Tiga menit jelang berakhirnya waktu normal, Neymar kembali membuat Lopes harus berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya.

Bola lambung yang dikirim Ander Hererra dari tengah lapangan langsung disundul oleh Neymar. Tandukan itu mengarah ke tengah atas dan Lopes mau tak mau harus melompat tinggi dan menepis upaya tersebut.

Serangan terus dilancarkan PSG, akan tetapi sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga, mereka tak mampu mengubah keadaan.

Hal itu pun membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak ekstra. Kedua kubu sama-sama terlihat ngotot, bahkan di babak tambahan. Limabelas menit pertama berakhir tanpa gol. Begitu pun babak tambahan yang kedua.

Beberapa menit sebelum babak tambahan yang kedua berakhir, Lyon harus bermain dengan 10 orang setelah Rafael diusir wasit karena melakukan pelanggaran keras kepada Angel Di Maria pada menit ke-119.

Dengan kedudukan masih 0-0, bahkan setelah babak tambahan, otomatis pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Lima tendangan pertama PSG yang dilakukan Angel Di Maria, Marco Verrati, Leandro Paredes, Ander Herrera, dan Neymar berhasil berbuah gol.

Baca Juga :   Gawat, AS Restui Israel Aneksasi Tepi Barat

Hal serupa juga dilakukan Lyon. Lima eksekutor awal mereka yaitu Joachim Andersen, Karl Toko Ekambi, Maxence Caqueret, Thiago Mendes, serta Houssem Aouar berhasil menyarangkan bola ke dalam gawang.

Akan tetapi, penendang keenam mereka, Bertrand Traore, gagal mengeksekusi penalti menjadi gol. Tendangannya dapat dimentahkan oleh kiper PSG, Keylor Navas.

Dengan demikian, PSG hanya perlu memasukkan bola sekali lagi dan Pablo Sarabia yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengantarkan Les Parisiens ke podium juara.

Susunan pemain Paris Saint-Germain vs Olympique Lyon

PSG (4-3-3): 1-Keylor Navas; 25-Mitchel Bakker, 3-Presnel Kimpembe, 2-Thiago Silva (8-Leandro Paredes 91′), 20-Layvin Kurzawa (4-Thilo Kehrer 70′); 27-Idrissa Gueye (21-Ander Hererra 58′), 5-Marquinhos (22-Abdou Diallo 114′), 6-Marco Veratti; 11-Angel Di Maria, 18-Mauro Icardi (19-Pablo Sarabia 58′), 10-Neymar

Pelatih: Thomas Tuchel

Lyon (3-5-2): 1-Anthony Lopes; 5-Jason Denayer, 6-Marcelo (3-Joachim Andersen 80′), 20-Fernando Marcal; 14-Leo Dubois (4-Rafael 86′), 25-Maxence Caqueret, 39-Bruno Guimaraes (12-Thiago Mendes 65′), 8-Houssem Aouar, 27-Maxwel Cornet, 9-Moussa Dembele, 11-Memphis Depay (7-Karl Toko Ekambi 80′)

Pelatih: Rudi Garcia (*/bsp)