Pakar Kesehatan: Pandemi Corona Belum Sampai Puncak!

oleh -2 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Kasus Covid-19 atau virus corona di Indonesia terus melonjak setiap harinya, dan hingga saat ini tercatat ada kasus konfirmasi positif 108.376. Daerah yang menjadi penyumbang terbanyak di antaranya DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengatakan, melonjaknya kasus corona belum menandakan sebagai puncak kasus corona. Begitu pula yang terjadi di Jakarta, meski bertambah signifikan setiap harinya.

“Sekarang ini belum sampai puncak pandemi corona,” kata Hermawan sebagaimana dikutip dariĀ  Okezone, Sabtu (1/8).

Dijelaskan Hermawan, untuk kasus positif corona di Jakarta dimungkinkan masih akan terus meningkat. Sebab itu, puncak pandemi masih belum bisa disimpulkan.

“Angka akan naik terus. Jadi belum ada tanda kebijakan yang betul bisa mengembalikan kondisi DKI seperti semua karena kasusnya belum terkontrol, virus corona masih melanda,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hermawan juga menilai kasus corona di Indonesia akan terus melonjak sampai vaksinnya lolos uji coba. Menurutnya, vaksin corona yang sedang diuji coba baru bisa diterapkan ke masyarakat pada akhir tahun. Itu pun, jika vaksin lolos uji coba dan berhasil mengalahkan virus dalam tubuh manusia.

Baca Juga :   Polres Sukabumi Tangkap Buruh Pengedar Sabu

“Kalau nunggu vaksin ya berarti nunggu akhir tahun depan. Jadi, kalau membayangkan akhir tahun depan itu luar biasa. Kalau melihat Amerika sekarang kasusnya sudah 4 juta lebih, ratusan ribu orang meninggal, hanya dalam kurun waktu 3 sampai 4 bulan. Di Indonesia, sekarang sudah bulan kelima masuk bulan keenam,” bebernya.

Lebih lanjut, Hermawan juga menyoroti kehidupan sosial di Indonesia yang sudah kembali normal. Ia melihat banyak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Padahal, kasus virus corona di Indonesia masih mengalami lonjakan yang signifikan. (*/ari)