Divonis Corona, Satu Keluarga Ngamuk saat Dijemput Petugas

oleh -1 views

Kabarsiana.com, BANDA ACEH – Empat pasien positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Jumat (31/7/2020) siang mengamuk saat hendak dijemput oleh petugas tim Gugus Tugas Covid-19 untuk dievakuasi ke rumah sakit. Pasien menolak dan melakukan perlawanan saat hendak dievakuasi karena tak percaya dengan hasil tes swab.

Satu keluarga ini mengamuk dan melakukan perlawanan saat tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Barat hendak mengevakuasinya ke rumah sakit untuk dilakukan karantina. Pasien satu keluarga yang terdiri dari ayah ibu dan anak ini dinyatakan positif corona setelah menjalani test swab.

Pasien menolak dijemput dengan alasan tak percaya dengan hasil PCR swab yang dikeluarkan oleh laboratorium Balai Litbang Aceh. Meski sudah dilakukan negosiasi, namun tak berhasil.

Keempat warga yang dinyatakan positif Covid-19 ini adalah warga Jakarta Timur yang baru tiba untuk berlebaran di Desa Gunung Klieng, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat. Usai dilakukan uji swab satu keluarga yang berjumlah empat orang ini di nyatakan positif Covid-19.

Baca Juga :   Egy Maulana Vikri Bidik Liga Portugal dan Spanyol

Akibat penolakan dari pasien ini, selain meresahkan warga sekitar. Petugas kesulitan untuk melakukan tracing terhadap warga lainnya karena pasien yang positif belum bisa diminta keterangan.

Pelaksana Gugus Tugas Aceh Barat, Irsadi Aristora mengatakan, upaya evakuasi terhadap empat orang warga Jakarta Timur yang sedang berlebaran di Aceh Barat ini mendapat penolakan keras lantaran mereka tak percaya dengan hasil swab.

Hingga kini, pihak tim Gugus Tugas belum berhasil mengevakuasi empat pasien ini. Meski demikian, tim masih berupaya melakukan negosiasi pihak keluarga pasien, agar tidak meresahkan warga sekitar. (*/ari)