Komunitas Lanjut Usia Harus Mendapat Perhatian Pemerintah

oleh -7 views

Kabarsiana.com, DEPOK – Generasi lanjut usia atau lebih dikenal dengan sebutan manula. harus diakui tak mendapat perhatian yang istimewa dari pemerintah. Meskipun sebenarnya, kelompok ini masih mampu berbuat yang terbaik bagi daerah.

Meski secara usia, mereka masuk dalam kelompok yang dianggap uzur, namun sesungguhnya dalam hal pemikiran, wawasan dan pengalaman, mereka pantas dikedepankan sebagai generasi yang telah banyak makan asam dan garam kehidupan.

“Kaum lansia jangan dianggap tak bisa berbuat, sesungguhnya mereka punya potensi yang sangat bagus dalam mengisi pembangunan dengan berbagai pengalaman yang mereka miliki selama ini,” kata anggota Komisi C DPRD Kota Depok saat menerima ketua Lembaga Lanjutusia Indonesia (LLI) Kota Depok, Kamis (30/1).

Secara umum, Babai Suhaimi memberikan apresiasi kepada LLI Kota Depok yang mampu menunjukkan eksistensinya selama ini. Selain telah hadir di 11 kecamatan yang ada di Kota Depok, ternyata LLI Kota Depok telah melakukan kerjasama dengan Universitas Indonesia dalam proyek menghadirkan sekolah lansia di Kota Depok.

Baca Juga :   Istana: Ketua KPK Firli Bahuri Harus Lepas Jabatan di Polri

“Tak banyak kelompok yang bisa berakselerasi dengan UI, namun ternyata LLI mampu menerobosnya. Ini tentu sebuah kebanggaan yang sulit dinilai dengan apa pun juga,” imbuhnya.

Sebagai wakil rakyat, Babai Suhaimi juga meminta agar Pemkot Depok bisa memberdayakan kaum lansia yang ada, sehingga kegiatan yang telah mereka laksanakan selama ini bisa semakin berkualitas.

“Dan khusus untuk sekolah lansia, saya sangat mendukung dan pasti akan berupaya semaksimal mungkin agar keberadaannya bisa direalisasikan,” imbuh Babai pula.

Sementara itu, H Sumadi selaku ketua umum LLI Kota Depok dalam presentasi singkatnya di kediaman Babai Suhaimi di bilangan Cipayung Kota Depok menyebutkan, selain telah hadir di 11 kecamatan, pihaknya juga rutin menggelar bakti sosial, seminar, senam lansia dan dharma wisata.

“Kegiatan itu telah rutin kami gelar sejak LLI hadir di Kota Depok sejak tahun 2001 silam,” jelasnya.

Meski keberadaan LLI di Kota Depok nyaris sama usianya dengan Kota Belimbing itu, Sumadi mengatakan hingga hari ini LLI Kota Depok belumlah memiliki sekretariat. Padahal organisasi lansia di Kota Depok jumlahnya cukup banyak.

Baca Juga :   KPK:¬†Omnibus Law¬†Jangan Lindungi Korporasi Curang

“Dengan populasi hampir 7 % dari total penduduk Kota Depok yang tersebar dalam 9 organisasi, memang sudah saatnya kaum lansia diberikan perhatian dalam bentuk pengadaan gedung sekretariat,” imbuhnya.

Terkait kerjasama yang telah dibangun LLI dengan UI, pensiunan Bank Mandiri ini menyebutkan bahwa hal itu adalah sebuah bentuk keseriusan LLI dalam memberdayakan anggotanya sekaligus meningkatkan kualitas lansia yang ada.

“Dengan adanya sekolah lansia, tentu ke depan keberadaan kaum lansia bisa semakin diperhatikan,” kata Sumadi yang didampingi oleh wakil ketua LLI Kecamatan Sawangan, H Heru mengakhiri. (ted)