Ukraina Akan Jadikan Idul Fitri Sebagai Hari Libur Nasional

oleh -2 views

Kabarsiana.com, KIEV – Idul Fitri dan Idul Adha akan segera menjadi hari libur nasional di Ukraina, di mana umat Islam merupakan minoritas, hanya antara 0,2 persen hingga 4 persen dari populasi negara itu.

Perubahan yang agak membingungkan pada kalender kerja Ukraina itu diumumkan oleh kantor Presiden Volodymyr Zelensky pekan ini, setelah pertemuannya dengan perwakilan dari komunitas Tatar Krimea. Merayakan dua hari paling suci Islam untuk seluruh bangsa adalah satu dari beberapa janji yang dibuat Zelensky pada komunitas Muslim Tatar.

Umat Muslim juga mungkin mendapatkan masjid besar di Kiev di masa depan, dan seorang politisi dari latar belakang Tatar Krimea akan diberikan posisi wakil menteri luar negeri.

Tatar Krimea sejauh ini merupakan kelompok etnis mayoritas Muslim terbesar di Ukraina, sebelum wilayah yang mereka huni, Semenanjung Krimea, berpisah dengan Kiev dan bersatu dengan Rusia pada 2014.

Diwartakan RT, dari sekira 277.000 etnis Tatar Krimea yang pernah tinggal di Ukraina, lebih dari 232.000 tinggal di Krimea, yang sekarang menjadi wilayah Rusia. Namun, bahkan sebagai penduduk mayoritas di Krimea, sekira 10,6 persen populasi semenanjung itu, etnis Tatar tetap merupakan minoritas kecil dari populasi Ukraina yang berpenduduk 43 juta jiwa.

Baca Juga :   Lagi-Lagi Zulkifli Hasan Mangkir Dipanggil KPK

Membuat Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur nasional merupakan wewenang Zelensky, tetapi langkah semacam itu mungkin terlihat sedikit aneh, mengingat betapa kecilnya minoritas Muslim di Ukraina.

Hal itu semakin mengherankan karena selain di Krimea, beberapa komunitas Muslim terbesar Ukraina terletak di wilayah timur. Banyak Muslim Ukraina sekarang tinggal di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk yang memproklamirkan diri sebagai negara merdeka, yang tidak menerima perintah dari Kiev.

Belum ada sensus yang tepat sejak 2001, jadi tidak ada angka akurat tentang ukuran populasi Ukraina dan pangsa Muslim di dalamnya. Menurut berbagai sumber, jumlah umat Islam di Ukraina antara di bawah 100.000 hingga dua juta orang.

Bank Dunia memperkirakan populasi Ukraina adalah 44,6 juta pada 2018. Jadi menurut angka tersebut, hanya kurang dari lima persen penduduk Ukraina yang akan merayakan hari libur baru yang dijanjikan tersebut. (*/dka)