Corona ASEAN: Singapura Terbanyak, Indonesia Kematian Tertinggi

oleh -1 views

Kabarsiana.com, JAKARTA – Pemerintah menyatakan total kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia hingga Minggu (19/4) pukul 12.00 WIB mencapai 6.575 orang. Jumlah ini meningkat 327 orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus kematian menjadi 582 orang. Artinya bertambah 47 orang dibanding data kemarin yang berada di angka 535. Adapun jumlah pasien yang sembuh mencapai 686 orang, meningkat 55 orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya

Dari data tersebut, angka kematian di Indonesia akibat Covid-19 menjadi yang tertinggi se-ASEAN. Berdasarkan data worldometer yang dikutip per Minggu (19/4).

Berikut jumlah kasus virus corona di beberapa negara ASEAN:

  1. Singapura 6.588 kasus, sembuh 740, meninggal 11
  2. Indonesia 6.575 kasus, sembuh 686, meninggal 582
  3. Filipina 6.259 kasus, sembuh 572, meninggal 409
  4. Malaysia 5.389 kasus, sembuh 3197, meninggal 89
  5. Thailand 2.765 kasus, sembuh 1928, meninggal 47
  6. Vietnam 268 kasus, sembuh 201, meninggal 0
  7. Brunei Darussalam 138 kasus, sembuh 115, meninggal 1
  8. Kamboja 122 kasus, sembuh 105, meninggal 0
  9. Myanmar 107 kasus, sembuh 5, meninggal 5
  10. Laos 19 kasus, sembuh 2, meninggal 0
  11. Timor Leste 19 kasus, sembuh 1, meninggal 0.
Baca Juga :   JIS Siap Masuk Jajaran Stadion Elite Dunia

Achmad Yurianto menggarisbawahi bahwa data orang meninggal hanya didapat dari kasus yang telah terkonfirmasi positif. Artinya, angka 582 ini belum termasuk ODP dan PDP yang meninggal.

“Tentunya kami tidak masukkan pasien yang meninggal dalam status belum terkonfirmasi, bisa saja bahwa ternyata pasien tersebut memang bukan Covid-19. Namun apabila sempat swab tenyata positif maka kita masukan dalam konversi konfirmasi Covid-19,” bebernya.

“Jadi tidak seluruh pasien yang meninggal selalu kita katakan sama dengan konfirmasi Covid-19 sehingga kemudian dijumlahkan. Karena kita hanya melaporkan kasus meninggal konfirmasi positif,” lanjutnya. (*/gus)